0
CUSTOM

Diimbuhi Prior Design, Mercy ini Tampil Lebih Keren serta ‘Macho’

March 29, 2019

iamautomodified.com, SURABAYA – Penampilan Mercedes-Benz C 200 ini nampak terlihat beda usai mengalami perubahan (facelift) di beberapa sektor oleh sang empunya. Kesan elegan dan eksklusif begitu kentara berpadu padan dengan balutan warna yang terlihat ‘macho’.

Sedan premium asal Jerman ini diimbuhi konsep Prior Design dengan meng-kastem beberapa bagian seperti bemper, kap mesin, widebody depan dan belakang serta bodykit menggunakan C63 model black series. Sementara pada bagian lampu stoplamp depan-belakang diganti dengan model W204 tahun 2012.

Penampilan Mercy ini juga nampak tak biasa setelah dilakukan repaint dengan model gun metal doff, lalu pernishnya juga pakai doff. Selain itu, beberapa bagian dari sedan ini juga telah dibalut dengan karbon ditambah penggunaan sunroof dari webasto.

Matthew, sang pemilik Mercy C Class ini mengakui bahwa desain mobil ini memang kelihatan ‘laki banget’, dan paling dia sukai adalah warnanya. “Warnanya itu loh yang saya suka, membuat sedan ini keliatan macho,” kata dia.

Pada sektor kaki-kaki, Mercy C200 ini sudah menggunakan coilover Ksport serta strutbar ultra racing full 6 titik. Tampilan laju roda dipermanis dengan penyematan velg TE-37 Ring 19″ lebar 8,5-9,5 ditambah penyematan Brembo 8pot 380 mm dan 6 pot 360mm.

“Mobil inikan sudah diceperin, jadi penyematan coilover amat penting biar lebih enak. Kalau gak pakai coilover bisa ‘nyanggreng’ nantinya,” kilah Aldo, sang Maestro pembesut sedan ini kepada IAM.

Pada bagian interior, lanjutnya, terdapat berbagai aksesori yang sudah facelift, seperti pedal diganti dengan model AMG, backlead, setir ganti model C63, kemudian jok menggunakan recaro karbon.

“Kalau untuk audio, kita main simple-simple seperti 2 way speaker, 1 power 4 channel ditambah 1 buah subwoofer. Kemudian box audionya kita kastem,” ungkapnya.

Lanjut ke sektor dapurpacu, Aldo telah menyematkan twincharged, custom turbo kit + supercharged OEM Class 2008. “Kalau untuk bagian mesin, aslinya kan Mercy C200 tahun 2008 inikan kompresor supercharge ini kita tambahin turbo. Meski belum pernah di test dyno, tapi boostnya sudah mencapai 1,2 bar,” kata dia.

Menurut Aldo, bagian yang paling menonjol dari mobil ini yaitu rem dan mesinnya, sebab katanya Mercy bermesin kompresor supercharged ditambah turbo masih langka di Indonesia. “Ini jarang ada, lalu wide bodi prior juga jarang ada yang pakai sih,” kata Aldo.

Hasilnya, saat diterjunkan di ajang IAM MBtech Surabaya 2019, Mercy C Class ini berhasil menyabet tiga tropi bergengsi, diantaranya Best Station Wagon-Tuners, Best Mercedes-Benz-Players dan The Best European Modified-Car-Players.

No Comments

    Leave a Reply