0
NEWSFLASH

Terkendala Infrastruktur, Mobil Listrik Outlander PHEV Bakal Dirilis di Kisaran 1,3 Miliar

July 10, 2019

iamautomodified.com, JAKARTA – Mitsubishi Motors Krama Yudha Tiga Berlian Motors (MMKSI) resmi memperkenalkan mobil listrik berteknologi ramah lingkungan Outlander PHEV di Jakarta, Selasa (9/7/2019) malam.

MMKSI mendatangkan SUV stylish ini langsung dari pabrik Mitsubishi Motors di Jepang dalam wujud utuh alias CBU.

Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) ini rencananya akan dipasarkan dengan kisaran harga Rp 1,2 miliar sampai Rp 1,3 miliar dan hanya dipasarkan dalam satu varian transmisi matik.

Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT MMKSI menjelaskan, mobil ini mengkombinasikan mesin konvensional internal combustion berkapasitas 2,5 liter dengan motor listrik.

“Saat dikendarai, mobil akan bekerja dalam 3 mode. Yakni EV mode, series hybrid mode, dan parallel hybrid mode yang didukung dengan soket yang bisa menyuplai listrik dari baterai hingga 1500 W untuk berbagai kebutuhan eksternal (plug F type),” jelas Naoya.

Dengan meluncurkan PHEV ini, lanjutnya, MMKSI akan mempersiapkan infrastrukturnya. Mungkin awalnya kecil seperti yang dikemukakan sebelumnya. Naoya berharap masyarakat akan setuju.

“Untuk itu kami akan membangun infrastruktur. Itulah salah satu alasan kami untuk tetap meluncurkan kendaraan ini, karena kami ingin membuat sesuatu itu terjadi,” kata Naoya.

Irwan Kuncoro, Direktur Penjualan dan Pemasaran MMKSI menambahkan, untuk kendaraan jenis PHEV memang belum ada regulasi. Oleh karenanya, untuk estimasi harga agak sedikit susah dan memakan tarif yang harus dihitung PPNBM, komponen yang berkontribusi besar kedepannya pemerintah sedang merencanakan luxury tax.

Irwan juga menyebut, mobil ini bukan berjenis volume maker. Karenanya, Mitsubishi Motors, dalam hal ini MMKSI, hanya akan memasarkan Outlander PHEV hanya di sejumlah dealer resmi Mitsubishi Motors yang ditunjuk di Jabodetabek dan Bali saja.

“Ini tak lepas dari potensi dukungan jaringan infrastruktur pengisian baterai listrik yang paling memungkinkan segera dibangun di kedua area tersebut,” kata Irwan.

No Comments

    Leave a Reply