0
FEATURED NEWSFLASH

Tim Judge IAM Tanggapi Soal Duo Jazz Peraih The King Banjarmasin 2019, Ini Kata Dia!

September 9, 2019

iamautomodified.com, BANJARMASIN – Besutan modifikasi pada duo Honda Jazz ini, sama-sama meraih predikat bergengsi di ajang Indonesia Automodified (IAM) MBtech Banjarmasin 2019. Kedua mobil tersebut resmi dinobatkan sebagai peraih tropi The King IAM, yaitu Players dan Tuners oleh tim Judge.

Honda Jazz besutan Platinum Auto Work (PAW) berhasil meraih 10 tropi serta 1 buah tropi King Tuners. Kesepuluh tropi tersebut antara lain Best interior street racing tuners, The Killer Colour, The NOStorious Demon, Fourth Place DB Master, Hottest In Car Entertaintment (ICE), Best Street Racing Tuners, INSTACE, Build to Perfection, Best Compact Car Tuners, dan Best Honda Tuners.

Sementara Honda Jazz CF Autocustom yang juga diunggulkan di IAM MBtech Banjarmasin 2019 ini meraih tropi Runner up DB Master, Best Compact Car Players, Best Honda Players serta tropi King Players.

Pertanyaannya adalah, Mengapa Honda Jazz CF Autocustom yang hanya meraih 3 buah tropi, namun berhasil meraih piala The King?

Aditya Pradhana, salah seorang tim Judge independen IAM memaparkan, peraihan gelar The King di IAM ini tidak pernah ditentukan oleh seberapa banyaknya award/tropi yang diraih mobil tersebut.

Karena menurutnya, ketika sampai ke level award ‘Best of Type of Car’ (dalam hal ini Best Compact Car), dan Best of Manufacturer (Honda) hingga piala King, pemenang ditentukan oleh seberapa menyeluruh dan ekstensif modifikasinya. Sementara berbagai award di kategori awal lebih spesifik ke sektor/parts modifikasi tertentu.

“Nah, modifikasi pada Honda Jazz CF Auto ini tidaklah spesifik, namun menyeluruh dan ekstensif. Terutama pada sektor eksterior, paint/airbrush, interior, dan audio, dibanding sejumlah kompetitor lainnya yang masuk ke dalam klasifikasi mobil Players,” jelas pria yang akrab disapa Adit ini.

Kemudian, lanjutnya, modifikasi Honda Jazz garapan Platinum Auto Workshop ini memiliki kualitas pengerjaan (workmanship) yang sangat baik, sekaligus lengkap di tujuh (7) sektor. Hal ini membuktikan bahwa pekerjaan custom bisa diimbangi dengan workmanship dan finishing yang baik pula.

“Apresiasi juga diberikan kepada modifikator. Karena meski bukan berasal dari kota besar (Bukit Tinggi), dia mampu menghasilkan karya modifikasi dengan kualitas yang sangat baik,” imbuhnya.

Berdasarkan track record yang dimiliki Platinum, kata Adit, ia juga pernah ‘menelurkan’ King di IAM Jakarta Final Battle tahun lalu serta beberapa seri lainnya.

“Dari sektor gaya dan aliran modifikasi, mobil ini juga boleh dibilang up-to-date alias cukup mengikuti perkembangan tren saat ini,” tuntasnya.

No Comments

    Leave a Reply