0
NEWSFLASH

Metamorph Auto Club : Perubahan Sikap serta Gaya Hidup Menuju Kedewasaan

October 9, 2019

iamautomodified.com, SEMARANG – Metamorph Auto Club mulai menampakkan jejaknya di ajang Indonesia Automodified (IAM) dengan mengikuti kontes modifikasi IAM MBtech Semarang 2019 yang digelar beberapa waktu lalu.

Klub mobil asal Surabaya ini berhasil membawa nama Metamorph dengan menerjunkan 2 modifikasi terbaiknya, Suzuki Ignis dan Mercedes Benz.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Ade Setia, Humas Metamorph bahwa klub yang resmi dideklarasikan pada bulan Januari 2015 ini, merupakan perkumpulan personil dari salah satu wadah yang memisahkan diri dari rombongannya.

“Sebenarnya kita awalnya dari satu komunitas mobil juga, cuma di dalam komunitas tersebut ada beberapa sifat dan karakter yang tidak sesuai dengan kita. Sebab, kita sudah males berlaku hura-hura, kaya dugem dan lain sebagainya. Akhirnya kita bikin sendiri bersama beberapa member lainnya, sehingga terbentuklah Metamorph,” jelas Ade.

Kalau diartikan, kata dia, Definisi Metamorph itu sesuai dengan hal yang diinginkan personilnya yakni Perubahan. Dari yang sifatnya urakan dan gak karuan jadi ke jalan yang lebih baik, intinya menuju kedewasaan.

“Klub ini didirikan dan berpusat di Surabaya dan dicetuskan oleh Gilang, Herdian dan Farhan, kebetulan meraka tidak ikut serta. Saat ini sudah sekitar 50-an member dan belum membentuk chapter. Kita masih mencakup wilayah Surabaya dan Gresik aja,” imbuhnya.

Para personil Metamorph itu sebagian besarnya adalah pengusaha muda. Ada yang pengusaha cafe, bengkel bahkan ada yang berjualan part-part otomotif. “Jadi kita kumpul itu gak hanya bicarakan dan mengulas mobil semata. Tapi gimana caranya kita bisa menghasilkan uang serta menyalurkan bakat dan hobi,” tegas Ade.

Lantaran memiliki kesibukan masing-masing, jikalau ada agenda touring serta baksos itu selalu dijadwalkan jauh-jauh hari. “Kalau untuk kumpul-kumpul dadakan sih, gak  bisa dipaksakan, kita kan menyadari masing-masing memiliki kesibukan,” jelas Ade.

Kalau ada sesuatu hal yang sifatnya sosial, mereka patungan. Karena menurutnya, mendirikan sebuah organisasi itu memiliki kesamaan hobi.

“Mungkin di komunitas lain peraturannya lebih ketat, sementara kita kan bikin organisasi hanya buat ngelepas penat. Bahkan di Metamorph gak ada Ketua, jadi lebih selow,” ungkapnya.

Untuk dapat bergabung di Metamorph bisa mengunjungi instagram di @metamorph_autoclub dan hanya cukup membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 35.000, untuk biaya sticker depan-belakang.

“Kalau T-shirt kita belum bikin, tapi kalau kemeja klub ada cuma belum nyetak lagi. Mungkin kedepannya kita akan buat,” tuntasnya.

No Comments

    Leave a Reply