0
CUSTOM HEADLINE NEWSFLASH

Suzuki Ignis Bergaya Street Weapon Tampil Gambot serta Macho

October 11, 2019

iamautomodified.com, SEMARANG – Suzuki Ignis berpenampilan street racing, dari LB Garage ini mencuri perhatian publik lewat besutannya yang terlihat lebih gambot dengan penambahan wide bodi mulai dari bumper depan, sideskirt hingga buritan serta pelek dan ban yang dibuat lebih lebar.

Sang owner menjulukinya konsepnya dengan street weapon, lewat penambahan berbagai splitter yang katanya terlihat kotor (seperti banyak baut-bautnya). Suzuki Ignis buatan tahun 2018 ini dibuat menjadi tak biasa lewat sentuhan modifikasi di berbagai sektor.

Namun, yang paling menonjol pada mobil ini adalah di sektor kaki-kaki dan mesin. Untuk mesinnya sendiri, sang owner sudah mengganti strut blocknya dari 1200cc menjadi 1400 cc, serta terdapat penambahan turbo.

“Makanya saya lebih menekankan modifikasi ke sektor mesin dan ini pertama kalinya, Ignis saya swap enginenya menjadi 1400 cc dan menggunakan turbo. Terakhir, waktu saya dynotest itu hasilnya 140 HP. Sebelumnya di 86 HP naik menjadi 60HP, lumayan untuk kategori mobil kecil,” ungkap Yohannes Lucky, kepada IAM.

Kalau mobil dipasangi turbo itu, kata dia, lebih ke fun to drive. Kemudian untuk di sektor kaki-kakinya, Yohannes memberikan pelek Napre Are Racing dengan lebar 9 yang diimpor dari Jepang dengan penggunaan ban SX2 255/50.

Tak lupa pula, Yohannes memberikan coilover Blitz yang dikombinasikan dengan air suspensi aircup. “Jadi, saya pasang air suspensi serta pernya, fungsinya untuk ngejar kenyamanan serta handling. Karena inikan daily car, jadi saya kan sering naik-turun carpark mall itu supaya gak kena splitter tadi,” imbuhnya.

Dilihat secara tampilan, Ignis ini memiliki warna dasar merah. Kemudian dilakukan pengecatan ulang menjadi red candy. “Untuk bodykit, mulai dari bumper depan, belakang serta side skirt saya kastem. Begitu juga lampu-lampu saya serahkan kepada Young Motor,” tandasnya.

Pada mobil ini juga, katanya, diberikan penambahan rak sepeda. Menurutnya, hal seperti itu terinspirasi dari mobil-mobil di Australia yang memberikan rak untuk sepeda pada mobilnya.

“Saya ada saudara di Aussie. Disana saya lihat ada mobil Lamborghini, BMW M2 dan lainnya ada rak sepedanya. Darisanalah, saya terinpirasi untuk menambahkan space untuk sepeda. Awal-awalnya aneh tapi lama-kelamaan tertarik juga untuk saya aplikasikan ke mobil Ignis ini, malah lebih terkesan machonya,” kata Yohannes.

Lanjut ke sektor interior, Yohannes mengupgrade jok racing semua mulai dari depan menggunakan cobra seat original, dan yang belakang Recaro, lalu diretrim ulang dengan bahan MBtech mix.

“Interior yang awalnya ada merah-merahnya, saya rubah jadi warna kuning kemudian ditambahkan moonrof. Kalau untuk dasbor masih standar, cuma saya repaint hitam jadi terlihat aura racingnya,” kata dia.

Kemudian ada penambahan side bar dan di belakang hardness bar. Menariknya lagi, pada mobil ini juga dipasangi tiga tabung. Dua tabung untuk NOS yang terletak di bagasi, dan satu lagi isi CO2 untuk mendinginkan intercooler yang terletak di jok depan.

“Kalau untuk audio, saya hanya bermain di Sound Quality menggunakan produk Domination standar. Saya kurang suka main SQL, karena terlalu full audio di belakang, seperti gak enak dilihat, makanya saya main SQ biar terlihat menarik aja,” ujar pria yang tergabung di IGNITY Jatim ini.

Lewat partisipasi yang diikuti sang owner di ajang kontes modifikasi IAM MBtech Semarang pada 5-6 Oktober 2019 lalu, Suzuki Ignis miliknya ini diganjar dengan raihan tropi Best Interior Street Racing – Tuners, Third Place-IAM Rep, The NOStorious Demon, Best SUV Tuners dan The Best Asian Modified Car Tuners.

“Saya berharap untuk kontes IAM selanjutnya agar dibuat serupa serta digelar di kota-kota yang lebih banyak lagi, karena dengan adanya acara IAM ini akan menampung berbagai modifikator untuk semakin berkreasi di bidang otomotif,” tuntasnya.

No Comments

    Leave a Reply