0
NEWSFLASH RIDES

Supernova ORD Punya Cara Lain Dalam Merombak Mobil, Begini Rahasianya!

November 12, 2019

iamautomodified.com, JAKARTA – Setiap rumah modifikasi memiliki cara masing-masing dalam membesut sebuah mobil agar berkarakter. Begitupun halnya yang dilakukan Supernova ORD (Optinum Research & Development) dalam menampilkan berbagai karyanya di dunia racing/balap.

Menurut Odi, sang owner, Supernova selalu menciptakan inovasi yang berbeda. Apalagi bicara modifikasi, mereka selalu mencari sesuatu yang belum pernah dilakukan orang lain.

“Sebetulnya kalau kita ngomongin soal modif memang kita selalu beda dari yang lain. Misalkan kalau modifikasi Honda Jazz buat balap turing, itu mobil gak boleh diapa-apain. Kita hanya develop total di exhaust systemnya. Makanya kita bikin produk ORD Exhaust, karena resetnya langsung pada mobil balap.

Kalau untuk Honda Jazz, kata Odi, biaya modifikasinya sekitar Rp. 150 jutaan. Itu sudah termasuk dia terjun balap. Karena development terbesar itu terletak di sasis dan kaki-kaki. Kalau mesin gak begitu banyak, karena terbentur regulasi dan tidak boleh banyak rombakan.

“Modif body itu wajib banget apalagi soal safety, roll bar sudah wajib dengan bahan yang seemless. Karena kita harus tentuin yang ideal buat keselamatan, jadi bukan sekedar rollbar hiasan tapi untuk keselamatan,” tegasnya.

Rombakan Supernova ORD ini, benar-benar memikirkan regulasi keselamatan pembalap. Usai itu menjadi rekomendasi, barulah diaplikasikan untuk mobil-mobil harian. Namun tetap direset menjadi dual fungsi, harian dan balap.

“Yah, kalo buat reset mesin dari jaman dulu bangun mesin juga kita gitu. Kalau disini gak ada, ya kita bangun sama orang luar. Banyak sih, saya juga kan kursus online,” jelas Odi.

Kalau modif untuk Dragrace, kata dia, pertama sasis itu harus rigid. Gak boleh ada twist/goncangan, supaya kalau ada hentakan mesin itu dia langsung membawa badan, jadi gak bakalan twist.

“Kemudian set up suspensi. Kita harus pertimbangkan betul-betul titik gravitasi dari mobil tersebut. Jika mobil penggerak depan, titik gravitasinya kita pindahin ke depan, begitupun sebaliknya. Supaya traksinya bisa maksimum,” jelas Odi.

Kalau turing lain cerita lagi, karena itukan kombinasinya balance bisa puluhan lap. Tapi ada titik-titik yang paling dominan dan banyak belok ke kanan. Makanya, kata Odi, kalau untuk menyetting chamber kiri dan kanan dibuat beda, jadi lebih minus ke kiri agar bisa mengimbangi tikungan ke kanan.

“Sekarang, karena peserta dragrace bisa dibilang dia lagi-dia lagi. Jadi kita agak jenuh, otomatis dragnya kita bikin rapih supaya bisa buat kontes modif dan bisa show off, meskipun secara fungsi masih sangat oke jika digunakan,” tuntasnya.

No Comments

    Leave a Reply