0
NEWSFLASH RIDES

Audi “RS4.5” ini Resmi Diganjar ‘King Players’ IAM MBtech Jakarta 2019, Ini Kehebatannya!

November 30, 2019

iamautomodified.com, JAKARTA – Audi A4 bermesin V8 hasil swap engine dari RS5 ini berhasil menaklukan kontestan modifikasi final battle Indonesia Automodified (IAM) MBtech Jakarta 2019 yang diselenggarakan di Ecovention Hall, Ancol-Jakarta, pekan lalu.

Selain mendapat gelar The King Players, Audi A4 ini berhasil menyabet berbagai penghargaan lain seperti Best Street Racing Players, The Enigmatic Eight, Best Sedan Players dan The Best Audi Players.

Rombakan kanibal secara menyeluruh pada mobil buatan Jerman lansiran tahun 2008 ini, telah menghipnotis sejumlah modifikator di Indonesia. Aksi ‘gila’ yang dilakukan sang owner ini memang patut diacungi jempol.

Bayangkan, ia harus memindahkan sebagian part RS5 ke dalam Audi A4 miliknya tersebut. Sementara seluruh bagian part yang terdapat di Audi A4 tersebut kemudian dipindahkan ke mobil Audi yang satunya lagi, naah..kebayang kan?

Untuk dapat memindahkan beberapa bagian khusus seperti mesin, kaki-kaki serta dashboard RS5 butuh seorang Tuner khusus untuk bisa mengaplikasikan ke dalam mobil. Karena sistem komputerisasi Audi itu sangat sulit, demikian seperti dijelaskan Ican Ihsan Thalib, modifikator Platinum Motorsport kepada IAM.

Menurut Ican, sang owner membeli mobil Audi RS5 ini secara utuh di Slovakia. Kemudian dicarinya lah seorang Tuner yang compatible untuk swap engine ke A4 ini, akhirnya dia menemukan seorang Tuner handal bernama Daniel di NOSB Performance, Polandia.

Leonard Caesar ini, kata Ican, memang cinta banget sama Audi. Dia kepingin bikin mobil Audi yang belum pernah ada di Indonesia. Istilahnya ini ‘world fight’ Audi A4 B8 yang diconvert ke RS5.

Leonard pun berkunjung kesana, kemudian iapun konsultasi. Beberapa part seperti kunci kontak, central lock, modul-modul pada dasbord, panel dasbor semuanya dikirim ke Polandia, agar dikalibrasi disana. Selain itu bagasi belakang juga dikirim untuk dipasangi duck tail skala elektrik.

“Melalui daniel, engine Audi A4 kemudian dengan mesin V8 berkapasitas 4.200cc milik Audi RS5. Tak hanya itu, kaki-kaki juga sudah menggunakan RS5. Audi ini basicnya front wheel (penggerak depan), tapi sekarang sudah menjadi all wheel,” jelas Ican.

Usai semua pengerjaan komputerisasi dilakukan di Polandia, giliran Platinum Motorsport melakukan pengerjaan selanjutnya seperti over fender, bumper depan-belakang kastem, roof spoiler, diffuser. Lampu-lampu seperti headlamp dan lampu belakang sudah mengalami facelift milik Audi A4 B8.

Sebenarnya, kata Ican, Kit untuk standar ada tapi untuk high performance belum ada, jadi ini permintaan khusus. Air suspensinya menggunakan EQR buatan USA yang juga dipesan secara khusus. Tank airsusnya pakai Endopity, jadi pulp di dalam kompressor pulp di dalam tanki air sus.

Untuk managemen sistemnya pakai EQR E-level, Di sektor pengereman, mobil ini dibekali dengan BBK dari Audi Cheramic 6 port/390 mm depan-belakang, beserta modul pengeremannya.

“Kalau untuk bumpernya kita pakai RS4, kap mesinnya kita bungkus dengan karbon, spion pakai Osir, begitu pula dengan spoiler. Over fender sendiri kita kastem, karena Audi ini dari front wheel menjadi all wheel, tenaganyanya pun jadi melonjak jauh,” lanjut Ican.

Spesifikasi velgnya juga jadi melompat jauh. Supaya bisa mencover tenaga sebesar itu Ican menggunakan Velg ADV1 5.0 Track Function Competition Spec diameter 20 inch lebar 12 inch, dengan ET12.

Dengan special order, refinishing dengan inner barrel warna red candy, step lips black chrome dan palang xyralic black serta rivets menggunakan red candy. Velg ini dipadupan dengan pengereman caliper Audi Ceramic diameter 390mm six pot bagian depan dan belakang.

“Kalau untuk jok depan, kita menggunakan Recaro Sportster, Roll bar sudah dikastem dan dilapisi karbon. Trim-trim juga sudah kita lapis pakai sweade. Kemudian untuk sistem audio kita gunakan full Ground Zero mulai dari speaker, twitter lapis emas 24k, subwoofer serta power,” tuntasnya.

No Comments

    Leave a Reply