fbpx
0
NEWSFLASH

Divisi SALTO Berikan Tips Modifikasi Alto Pada Daihatsu Terios, Begini Caranya!

December 10, 2019

iamautomodified.com, JAKARTA – Modifikasi alto yang teraplikasi pada mobil-mobil jenis SUV, terutama di Daihatsu Terios ternyata cukup mudah. Hal itu disebabkan karena mobil Terios itu sendiri memiliki karakter yang tinggi jadi cukup mudah untuk dibentuk menjadi mobil alto.

Rian Hadi, Sekjen Terios Indonesia menegaskan, karakter Daihatsu Terios sendiri sudah SUV, jadi hanya tinggal ganti ban berukuran tebal dan besar sudah langsung kelihatan altonya.

“Kalau untuk tapaknya bisa berukuran 235, tebalnya mulai 70-75. Kalau dibandingkan dengan ban MT, ini ban sudah berdiameter 28-29, dan otomatis sudah bisa merubah tampilan,” jelas Rian.

Kemudian lanjut ke tahap selanjutnya, agar kaki-kaki terlihat lebih tinggi, sambungnya, biasanya dilakukan oleh orang-orang yang kepingin lebih gahar penampilannya.

“Tapi kalau untuk digunakan sebagai harian, sudah cukup dengan mengganti ban. Kemudian velg yang digunakan itu maksimal 8 inchi, jikalau lebih dari itu kemungkinan agak sulit untuk berbelok,” jelasnya.

Pada penyelenggaran final battle Daihatsu Dressup Challenge yang digelar November 2019 lalu, Divisi Salto terjun pertama kali membawa nama Terios Indonesia. Menurutnya, event ini merupakan wadah penyaluran hobi penyuka otomotif berskala internasional.

Baca Juga : Perdana, Terios Indonesia Terjunkan Divisi SALTO Pada Kompetisi Final DDC 2019

Sebagai informasi, member Terios Indonesia saat ini sudah mencapai 1.900 personil yang terigistrasi. Sementara untuk chapternya berjumlah 30 yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Di wilayah Tangerang sendiri, sudah berhasil terumpul 200 member.

Untuk pesta Jambore Nasional (jamnas), kata Rian, Terios Indonesia tidak pernah mematok tanggal. Tapi kalau bulannya, antara April-Mei di setiap tahunnya. “Rencananya, untuk tahun depan kita akan menggelar Jamnas di chapter Banten Raya,” kata Rian.

Rian sendiri tergabung di chapter Terios Banten Raya dan berdomisili di Tangerang. Di Terios Indonesia gak hanya all new yang tergabung, tapi ada juga Terios konde.  Bedanya dengan komunitas Terios lainnya, disini tidak pernah melarang untuk ikut di komunitas di luar TI.

“Karena niatnya kita itu sosial. Jadi, ketika dari komunitas lain yang kepingin join ya monggo. Sayangnya kadang terbentur dengan aturan yang dibuat di masing-masing komunitas,” tegas Rian.

Rian juga belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, saat membentuk sebuah klub. Nah pembelajaran tersebut yang akan menjadi patokan untuk diaplikasikan kepada Terios Indonesia, khususnya divisi Salto agar tidak terlalu banyak aturan atau melarang anggota.

“Artinya bebas tapi sportif. Tidak melanggar AD/ART. Dampaknya, ke komunitas itu sendiri jadi timbul keakraban. Nah, oleh karena kita merupakan keluarga Terios Indonesia, maka member baru harus gabung di komunitas TI barulah masuk divisi Salto ini,” ungkap Rian.

Masuk ke Komunitas Terios Indoensia ini, biaya registrasinya sebesar Rp. 300 ribu. Itu sudah termasuk starter kit, e-Money, sticker, ID Card, serta kemeja.  Sementara bergabung di divisi Saltonya cukup membeli rompi sebesar Rp. 200 ribu. Tapi, masuk divisi itu tidak diharuskan itukan pilihan,” tuntasnya.

No Comments

    Leave a Reply