fbpx
0
NEWSFLASH

Meski Hanya 8 Personil, Omletz Tanjung Kian Kompak serta Solid Tebarkan Virus Modifikasi ‘Stance’

January 17, 2020

iamautomodified.com, BANJARMASIN – Klub modifikasi Omletz Tanjung menunjukkan eksistensinya selama 7 tahun berkiprah dan turut menjaga solidaritas serta persaudaraan antar member di jagat otomotif nasional.

Pasca diresmikannya pada 25 September 2013 lalu, Omletz Tanjung tetap menjaga keutuhan serta mampu bertahan diantara maraknya klub mobil yang ada. Omletz Tanjung ini digagas pertama kali oleh Budi Sanjaya dan Iwan Saputra.

Hingga saat ini, klub ini juga masih mempertahankan 8 member dan masih setia serta menjunjung tinggi nama klub Omletz. Omletz Tanjung kini dipunggawai oleh Syarwani membawahi 8 personilnya.

Penyebaran Omletz Indonesia sejak resmi berdiri sudah berhasil menancapkan kakinya di 24 kota besar di Indonesia, termasuk Omletz Tanjung ini. Gabung di klub ini tak pernah ada persyaratan yang ‘njlimet’ serta tidak mematok mobil tertentu.

“Semua bisa gabung dan bisa saling silaturahmi. Yang paling membedakan omletz Tanjung dengan Omletz lainnya yaitu dari gaya modifikasinya. Kita mengusung aliran modifikasi stance yang belum ada di Kalimantan Selatan (Kalsel) ini, kemudian kami selalu aktif mengikuti ajang kontes otomotif baik lokal maupun regional di Kalimantan,” ungkap Budi, saat dikonfirmasi IAM, Jumat (17/1/20).

BIcara menyoal prestasi yang sering didapatkan oleh Omletz Tanjung antara lain; best car elegant, best car club, best display, keep up the good work, the coolest rims, fines fitmen-air-ride, best flus, instance, the cleans & classy, people’s choice best car (runner up), third-place-DB master, audio SQ class 3WU kelas 120 juta juara 1 dan audio SQ class 3WU.

Baca Juga : Begini Cara Omletz Palembang Bangkitkan Kembali Eksistensinya

“Bukan itu saja, pada tahun 2017 lalu, kami sempat meraih juara ke-2 MBtech Balikpapan dan kemudian di tahun 2019, berhasil merebut juara pertama MBtech di Banjarmasin serta King Borneo,” bangga Budi.

Menurutnya, Omletz Tanjung ini memiliki kesamaan hobi yaitu turing (jalan-jalan) dan otomotif (modifikasi dan balap). “Kalau sedang kumpul-kumpul alias kopdar, kita paling diskusi soal otomotif dan modifikasi. Untuk jadwal touring dan baksos telah tersusun yakni selama 3-4 kali dalam setahun,” jelas Budi.

Bergabung di Omletz Tanjung tidak dikenakan biaya registrasi. Mereka hanya membayar iuran bulanan, yang difungsikan untuk kegiatan baksos dan bukber. Kemudian juga iuran tambahan untuk gathering Nasional Omletz indonesia.

“Kami mengajak para penyuka modifikasi stance khususnya di wilayah Kalsel, jika ingin bergabung di omletz tanjung, bisa follow & DM ke IG @omletztanjung kemudian mengikuti kopdar mingguan,” kata Budi.

“Kami juga memiliki sekretariat yang berlokasi di Kota Tanjung, Kab. Tabalong, kalau sedang kumpul-kumpul kita seringnya di seputaran Taman Giat Tanjung,” tandasnya.

Budi berharap di tahun 2020, Omletz Tanjung menjadi semakin solid, tetap menjaga silaturahmi dan bisa tampil maksimal dalam mengikuti setiap ajang kontes modifikasi baik di regional Kalsel maupun nasional seperti IAM dan lain sebagainya.

No Comments

    Leave a Reply