0
CUSTOM

Pakai Kit Bodi 3Peace dan Velg Besar, Bikin Pajero Sport Dakar ini Makin Gagah

March 28, 2020

iamautomodified.com, SURABAYA – Mitsubishi Pajero Sport Dakar besutan karya Hendra Otoshop-Bali tampil gagah di ajang IAM MBtech Surabaya yang digelar di Tunjungan Plaza, pada tanggal 14-15 Maret 2020 lalu. Penampilan perdananya itu berhasil menaklukan beberapa pesaingnya di segmen kendaraan 4×4.

Tak pelak, hasil modifikasi garapan Putra Dewata yang menguras kocek Rp. 180 jutaan ini berhasil membawa pulang sejumlah tropi yang diharapkannya yakni Third place-IAM Rep, The Gigantic Rim, Best Custom Bodykit, Hottest ICE dan Best Mitsubishi-Tuners.

Raihan tersebut membuat sang owner Gus Ipunk merasa bangga atas hasil karya yang diperolehnya. “Saya sangat puas. Sejak dulu memang saya suka dunia otomotif dan suka modifikasi,” ucap Gus Ipunk, saat dikonfirmasi IAM.

Selain model SUV, lanjutnya, pria asal Bali ini juga menyukai modifikasi mobil jenis sedan. “Saya juga ada Mitsubishi Evo X serta Hyundai. Bahkan saya juga tergabung dalam Komunitas Hyundai Accenter se-Indonesia,” tandasnya.

Gus Ipunk berharap keikutsertaannya di ajang tersebut bertujuan untuk mencari saudara serta menambah pengalaman di bidang modifikasi. “Ya, selain menambah pergaulan juga  menambah wawasan biar gak stag di Bali. Karena banyak juga modifikasi di Surabaya ini yang mobilnya keren-keren. Kita pelajari kita aplikasikan di Bali,” kata dia.

Pengaplikasian yang terbenam pada Mitsubishi Pajero Sport Dakar ini memang keluar dari pakem adventure menjadi sebuah ruang entertaint berjalan. Warna dasar merah asli Pajero, direpaint ulang menggunakan red candy biar nampak matching.

“Konsep awalnya mengarah ke modifikasi extreme. Karena sudah banyak mobil Pajero yang dimodifikasi mengarah ke touring. Jadi untuk memperkuat kesan ekstrim, makanya kita benamkan berbagai perangkat entertaint,” sambung Hendra, sang modifikator Otoshop-Bali.

Untuk penampilan luar, Hendra menyematkan part bodykit 3peace dan mengarah segmen ekstrim. Jadi bumper depan, terbagi menjadi 3 bagian alias 3peace sementara bumper belakang 2peace.

“Perakitan tiga kali rakit atau tiga step ini sama seperti velg. Mudah dicopot. Karena kami mengarah ke regulasi tersebut. Sementara tingkat kesulitan pembuatannya lebih sulit 3peace ketimbang yang plug’n’play,” kata Hendra.

Pengerjaan bodykit 3peace ini, lanjutnya, membutuhkan waktu beberapa bulan. Karena ia harus dibuat masternya dulu. Setelah master sudah jadi baru mulai cetak. Makanya harganya cukup lumayan sekitar Rp. 30 jutaan.

“Lantaran model bodykit ini 3peace, jadi pemasangannya bertahap mulai dari peace pertama sampai ketiga. Jika ingin menambah lagi, bisa dibuat lagi ke bawahnya. Setelah proses pendempulan di atas baru ke bawah. Jadi presisinya juga dapat. Begitupun pembuatan Grill, splitter, side skirt juga sama prosesnya,” papar dia.

Lanjut ke sektor kaki-kaki, SUV yang berhasil meraih tropi Gigantic Rims ini membekalinya dengan velg berukuran 24 inchi yang terbungkus oleh ban Achilles. “Tak hanya itu, kita juga pasang coilover Tein 4 titik, Brake Kit Brembo 6port depan-belakang serta custom exhaust muffler,” ujarnya.

Kalau untuk mesin pada mobil Mitsubishi Pajero Sport Dakar ini hanya diberikan penambahan engine bay, custom piping turbo, blow off, ground wire dan open filter. Secara, kata dia, mobil berbahan bakar solar ini mesinnya sudah cukup mumpuni untuk perjalanan jauh.

Penyematan terbanyak justru dilakukan sang owner di sektor interior. Kursi baris ketiga pada mobil ini sengaja dicopot untuk bisa dijejali oleh perangkat sound system.

“Kita memang mengkonsepkan full entertaint di bagian belakang. Ada penambahan monitor TV yang terkoneksi dengan Play Station (PS),” jelas Hendra.

Untuk perangkat head unit, Hendra masih mengandalkan bawaan Pajero, karena dinilai cukup baik untuk mengangkat kapasitas suara dari dua buah subwoofer merek Venom.

Kekuatan Power dari Prokick juga mampu menerobos 1 set speaker split dan 1 set speaker Coaxial. Al hasil, lewat dressup tersebut Pajero ini dianugerahi tropi Hottest In Car Entertaint dari IAM.

No Comments

    Leave a Reply