fbpx
0
CUSTOM

Inovasi Tanpa Batas, Klub #GakUdahUdah Gencar Ciptakan Tren Modifikasi

March 30, 2020

iamautomodified.com, SURABAYA – Klub modifikasi asal Jawa Timur yang menamakan dirinya #GakUdahUdah mulai berekspansi lewat penampilan kreativitasnya di ajang IAM MBtech Surabaya 2020. Di ajang tersebut, mereka berhasil menerjunkan 10 mobil andalannya.

Untuk Mercedes Benz SLK berhasil meraih tropi The Perfect Paint, The Killer Colour, dan Best Roadster Tuners. Lalu untuk Mercedes Benz B-Class meraih Best VIP Euro, Finnest Fitmen Air Ride dan Best Flush.

Kemudian mobil BMW 5 Series juga berhasil mendapatkan tropi Best VIP GT, Best Saloon Tuners, Best BMW Tuners serta Best European Modified Tuners.

Sementara Mercedes Benz E-Class mendapatkan Best Sleek & Classy, lalu Proton Satria Neo meraih Best Proton Tuners, MINI meraih Best MINI Tuners dan Lexus IS meraih Best Lexus Tuners.

Klub #GakUdahUdah ini pertama kali dideklarasikan tahun 2015 di Kota Malang, lalu merambat ke beberapa kota lainnya di Jawa Timur. Hingga di 2020 ini, mereka sudah berhasil merangkul 25 member yang berasal dari beberapa kota di Jawa Timur.

Ketua Umum #GakUdahUdah, Papi Oki (begitu sapaan akrabnya) berhasrat ingin mengumpulkan para pehobi modifikasi mobil di Jawa Timur. Sepanjang lima tahun perjalanannya, #GakUdahUdah kian sohor sehingga kerap disebut “Anak Jawir” yang artinya anak-anak yang berasal dari Jawa Timur.

Pasalnya, klub ini mendapat support sistem dari bengkel Feet Doc yang bercokol di Bengkel Duku Kupang Utara, Surabaya. Selain itu, bengkel tersebut juga sudah memiliki cabang di kota Malang yakni di Puncak Dieng.

Deni Aldila, pemilik mobil mobil Mercy W202 Bhule diklaim sebagai seorang pencetus pergerakan #GakUdahUdah di kota Malang. Makna filosofi yang tertanam pada klub tersebut adalah ‘Gak akan pernah selesai’.

“Artinya, kita akan terus menciptakan berbagai kreasi khususnya di bidang otomotif dan selalu menciptakan berbagai inovasi baru. Contohnya, tahun ini kita baru buat mobil FT86 milik Angga yang awalnya standar lalu kita custom,” ungkap papi Oki.

Menurutnya, setiap mobil yang ditampilkan memiliki karakteristik masing-masing, ada yang beraliran mighty, stance sampai racing semuanya ada dan di klub ini tak pernah tebang pilih.

“Kita gak mau tebang memilih serta gak pernah fokus dalam satu konsep saja, selalu ada inovasi baru. Kenapa kita milih hastag GakUdahUdah? karena kita selalu ada inovasi baru setiap tahunnya,” tandasnya.

Inovasi serta gebrakan baru itu, lanjutnya, kerap menciptakan sebuah mobil yang belum pernah ada di Jawa Timur. Rencana kedepannya akan ada gebrakan lagi dari Jatim Power. Istilahnya anak dusun dari Jawa Timur yang memiliki karakteristik dalam mendressup sebuah mobil.

“Terbentuknya Jatim Power itu dari Gakudahudah. Jadi, #GakUdahUdah ini nantinya merupakan induk dari #JatimPower. Lewat dukungan bengkel Feet Doc, diharapkan nantinya para member bakal mampu mengekspresikan setiap karya pada sebuah tunggangannya.

Papi Oki juga berharap agar perkembangan komunitas otomotif khususnya di Jawa Timur akan semakin maju.

No Comments

    Leave a Reply