0
NEWSFLASH

Kultur Budaya Jepang dan Modifikasi Jadi Inspirasi, Begini Alasan Felix

May 29, 2020

Hasil desain Felix Purnomo bertema Japanese Car Culture di ajang IAM Photo Edit Challenge untuk kategori Imaging

iamautomodified.com, JAKARTA – IAM Photo Edit Challenge 2020 alias kompetisi digital image yang diselenggarakan PT HIN Promosindo telah usai. Kompetisi yang digelar di masa pandemi Covid-19 ini memang sengaja diperuntukkan bagi para pegiat otomotif untuk merangsang imajinasi mereka selama bekerja dan beraktivitas di rumah.

Sebagai peraih Top 3 di kategori Imaging, Felix Purnomo membeberkan beberapa tips dalam mengolah photo yang telah berhasil menyita perhatian juri dan publik. Ilmu yang diperoleh dalam mengolah photo, kata dia, diserapnya secara otodidak, sharing dari teman-teman, belajar melalui Youtube serta pengalaman semasa bekerja.

Felix berharap, gelaran seperti ini harus sering diadakan agar para kreator memiliki wadah untuk mencurahkan kreatifitas para editor di Indonesia yang hebat dan kompetitif.

Dikatakannya juga, tema atau konsep yang dipilih adalah Japanese car culture, dimana konsep tersebut banyak sekali digemari oleh kaum editing untuk membuat sesuatu dari passion mereka dan menghasilkan sebuah maha karya.

“Alasan yang paling membuat saya terpicut dengan tema ini adalah orang Jepang membangun mobil dengan sangat totalitas. Begitu pula dengan modifikator Indonesia yang satu ini, bisa di acungkan jempol dengan konsep modifikasi yang dia aplikasikan di mobilnya dan juga menggunakan konsep (JDM),”  beber Felix saat dikonfirmasi IAM.

“Jadi, tema ini sangat cocok dengan background atau editing yang saya gunakan. Ini bukan sekedar modifikasi menghamburkan uang. Mobil ini adalah maha karya,” tandasnya.

Proses yang dilakukannya secara bertahap, dimulai dari mendownload gambar mobil. Setelah itu, masuk ke tahap kedua yakni mencari background alias latar. Step ini, katanya, menjadi salah satu step yang sulit.

Perubahan yang dilakukan Felix antara lain background, membersihkan kesuluruhan mobil dari pantulan yang tidak sesuai serta menambahkan karakter samurai. Sementara Kesulitan yang di alami adalah mencari tema, mencari background, membersihkan mobil serta menyatukan warna dan perspektif mobil.

“Karena saya orang yang termasuk perfectionist, saya mencari background gambar yang sesuai dengan persfectif mobil yang ada, tema yang sesuai yang menggambarkan mobil ini. Karena acuannya adalah objek dan blending colour antara mobil dengan background,” jelas Felix.

Sebelum memasukan mobil ke dalam background, lanjutnya, semua “kotoran” yang ada seperti bayangan masuk, cahaya yang nempel, dibersihkan menggunakan clone dan brush.

“Ini seperti melukis ulang body GTR, bisa di perhatikan setiap detail yang ada. Jika dibandingkan, mulai dari cahaya yang bias dan bayangan pada grill depan, front splitter, hood, kaca depan, front fender, pintu serta rear fender. Tapi ada juga yang tidak saya hilangkan dikarenakan cocok dengan pencahayaan yang akan saya gunakan,” urainya.

Setelah itu, Felix mulai memasukan objek benda (mobil) ini ke dalam background dan mengatur perspektif dari mobil agar sesuai dengan background seperti distorsi. Hal berikutnya yang dilakukan adalah blending atau menyatukan objek dengan background seperti memainkan bright n contras, hue n saturation, shadow n highlight, level, photo filter kemudian sharpen.

“Lalu saya membuat bayangan di ground, karena memang lantai yang ada disitu mengkilap atau akan membuat pantulan. Jadi, hal yang dilakukan menduplikasi objek di flip dan dimainkan opacity nya,” sebutnya.

Kemudian ia menambahkan beberapa aksesoris untuk membuat suasana dan culture Jepang ada di dalam nya. Seperti menambahkan ukiran kanji di tembok dan menambahkan objek yang bisa dilihat yaitu pejuang khas jepang “Samurai”.

“Saya membuat mobil jadi lebih hidup dengan menyalakan lampu dari mobil. Detail-detail seperti ini yang saya masukan. Setelah semua selesai, saya satukan dan memainkan filter warna yang akan membuat foto menjadi cool dan dingin yang dapat merubah suasana,” tuntasnya.

No Comments

    Leave a Reply