0
BIKES

3 Builder Asal Indonesia ini Bikin Tampilan Royal Enfield Makin Keren

August 8, 2020

iamautomodified.com, JAKARTA – Sebagaimana diketahui, Indonesia, memiliki 3 hasil motor kustom Royal Enfield yang dihasilkan dari Smoked Garage, Thrive Custom & Krom Works Custom yaitu SG 411 Himalayan, T_XX Interceptor dan T30.

SG 411 adalah motor street tracker masa depan yang dibangun di atas Royal Enfield Himalayan yang menonjolkan keserbagunaan, kemampuan dan daya tahan sebuah motor. Dengan perombakan dan modifikasi hampir pada setiap bagian Royal Enfield Himalayan, kecuali mesin, SG 411 memberikan nuansa masa depan sebuah sepeda motor.

Desain futuristik dari SG-411 Himalayan yang mewakili perasaan gembira sebuah petualangan adalah hasil karya luar biasa dari Smoked Garage, yang masih sangat nyaman untuk dikendarai.

Mampu memberikan perjalanan yang nyaman baik di aspal maupun off-road, menjadikan SG-411 sebuah street tracker dalam bentuk yang paling murni. Bodi aluminium buatan tangan membalut rangka dan memberikan pengendara kenyamanan, sementara detail teknis yang inovatif seperti reposisi shockbreaker dengan mempertahankan fungsi yang baik.

Fitur bold lighting memberikan sentuhan terakhir pada tampilan teknologi futuristik, dan dengan warna hijau zaitun, hitam dan oranye mengisyaratkan tampilan fashion dan militer – tampak sama baiknya di jalan setapak maupun di jalan-jalan pusat kota. Bagi siapapun yang mencari pengalaman berkendara dengan kecepatan baik pada rute off-road maupun on-road, pasti akan tertarik dengan motor ini.

“Satu hal yang saya sadari dari pembangunan SG 411 adalah bahwa Royal Enfield Himalayan bisa menjadi futuristik dan bahkan terlihat lebih menarik. Evolusi pada SG 411 milibatkan perubahan besar pada sistem suspensi, swing arm belakang dan lampu utama, yang menekankan aspek modern dari motor ini. Motor petualang seperti Himalayan secara mengejutkan dapat melakukan perubahan besar ini,” jelas Niko dari Smoked Garage.

Thrive Motorcycle, sekelompok seniman kustom, membuktikan bahwa cerita dan emosi dapat berbicara melalui kanvas unik, yaitu sepeda motor. Ikatan keluarga yang kuat tercermin dalam proses pembangunan T_XX. Ciri khas yang kuat tercermin dalam setiap detail dan identitas tiap karya motor kustom.

Thrive Motorcycle memilih Interceptor sebagai kanvas dari T_XX dan membangunnya dari awal, meningkatkan performa dan menambahkan beberapa craftsmanship yang luar biasa untuk ditampilkan di Kustomfest 2018 di mana T_XX pertama kali diluncurkan. Dengan menggunakan garpu Ceriani yang memiliki kesan retro dan canggih, sementara swing arm pada motor ini memberikan kesan sporty yang tegas pada motor.

Dilengkapi dengan Pelek 17 ” modern yang dibalut ban balap, menambahkan kesan tangguh pada motor kustom ini. Tangki aluminium buatan tangan yang dipoles dengan sentuhan pemberian warna hijau dan emas yang membuatnya terlihat rupawan – memperlihatkan bagaimana Thrive melakukan pekerjaan pada detail terkecil yang membuat mereka tidak ragu untuk mewarnai ulang untuk mencapai setiap detil yang sempurna.

“Meskipun motor Royal Enfield sangat identik dengan DNA-nya yang klasik-modern, T_XX yang dibangun dengan Interceptor 650 ini membuktikan bahwa desain Royal Enfield selalu ramah bagi para builder dengan memberi kami ruang yang cukup untuk dijelajahi. Pengerjaan bodywork yang kami lakukan mengisi proporsi signifikan dari karya seni ini, bagian-bagian mesin masih dapat diekspos sempurna tanpa penyesuaian besar,” papar Erlangga dari Thrive Motorcycle.

“The 30” adalah motor classic-futuristic café racer karya KromWorks. Motor ini dengan sempurna memaksimalkan energi “back to the roots”, dan membawa kembali nuansa era keemasan balapan café-to-café. KromWorks mempertahankan soul Continental GT dan menjadikan The 30 jawaban bagi para pengendara yang menyukai berkecepatan tinggi, mengubah motor aslinya menjadi café racer yang futuristik.

Pemasangan suspensi upside down di bagian depan yang dipadukan dengan rem cakram ganda memberikan sentuhan motor balap modern. Sementara itu, fairing baja galvanis dan tampilan yang bersih dan sederhana, mewakili 60’s café racer yang murni dan menggambarkan motor yang menyenangkan. Semua elemen balap klasik, dan futuristik yang dibalut melalui pewarnaan kombinasi pearl cooper, warna matte yang dicat di atas bagian bodi motor yang berbasis krom, mewakili identitas sang seniman, KromWorks garage.

“Membangun sebuah motor yang indah membutuhkan perhitungan yang akurat dan kanvas yang bagus, yaitu motor itu sendiri. T30 adalah wujud dari ‘great concept meets great bike‘. Tantangan terbesar saya adalah bagaimana menyeimbangkan semua tampilan, fungsi dan keamanan – dan motor ini sendiri memungkinkan saya untuk menyelesaikan pekerjaan ini,“ ungkap Andika dari KromWorks.

Sementara itu, Adrian Sellers, Group Manager Custom Program juga mengatakan, motor-motor Royal Enfield adalah canvas sempurna bagi modifikasi –desain simpel memungkinkan para builder untuk membangun karya mereka.

Sejak 2016, Adrian Sellers mulai mengapresiasi kreativitas ini di seluruh dunia, menciptakan Global Custom Program untuk lebih memfasilitasi kreativitas ini. Tujuannya adalah untuk tidak membatasi proses modifikasi sebatas apa yang dapat mereka ubah, seperti yang dilakukan beberapa merek lain, tetapi untuk mendorong para builder mengekspresikan visi kreatif mereka sebebas mungkin.

Program ini telah menghasilkan berbagai karya yang luar biasa – imajinasi tentang perubahan yang dapat terjadi pada motor Royal Enfield yang unik bagi builder dan ekspresi latar belakang budaya mereka.

“Karya modifikasi ini menginspirasi kami sebagai perusahaan untuk berpikir lebih jauh dan menantang diri kami sendiri dan kami berharap mereka juga mendorong imajinasi pelanggan kami yang ada saat ini dan di masa depan, juga untuk mengambil kunci dan mulai memodifikasi motor mereka menjadi benar-benar unik.” Adrian Sellers, Group Manager Custom Program

No Comments

    Leave a Reply