fbpx
0
CUSTOM

Kombinasi Warna Eksotik dan Konsep Audio Ciamik, Bikin Civic FD1 ini Tampil ‘Nyentrik’

October 27, 2020

iamautomodified.com, GRESIK – Honda Civic FD1 lansiran tahun 2008 ini menjadi salah satu mobil yang banyak digemari oleh para pelaku modifikasi. Selain tampilannya yang sporty dan berkarakter, sedan ini juga amat cocok untuk dijadikan sebuah icon serta ciri khas si pemilik mobil tersebut.

Seperti pada konsep modifikasi yang dituangkan oleh salah satu bengkel ternama di kota Gresik yakni A3 Green Audio. Rombakan simple dan eye cathcing yang dilakukan modifikator ini, menjadi kepuasan tersendiri bagi sang owner (pemilik mobil).

Pasalnya, H. Jiarto selaku owner merasa puas dengan penampilan mobilnya saat ini.

“Secara keseluruhan saya sangat suka. Mungkin juga atas dasar hobi otomotif sejak lama sehingga timbul kepuasan. Baik modifikasi eksterior, interior maupun audio sangat rapih dan presisi. Namun, meski demikian ada campur tangan serta inspirasi yang saya tuangkan pada mobil tersebut,” buka pria yang akrab disapa Bang Haji ini, kepada IAM.

Seperti ada kombinasi beberapa item yang meniru desain Lamborghini dan Civic terbaru, sehingga muncul konsep seperti ini. “Setelah mengalami 2-3 kali perubahan, ada kepuasan bathin,” sebutnya.

Menurut Bang Haji, warna hitam-kuning ini merupakan warna favoritnya. Hampir semua mobil yang dimilikinya identik berwarna hitam. “Saya suka warna hitam, karena ia netral, dikombinasi warna apapun terlihat cocok. Apalagi dengan warna kuning muncul kontras,” ungkap Bang Haji.

Tampilan luar diperkuat dengan kombinasi warna hitam-kuning keemasan yang terdapat di sekujur bodi. Sementara kesan eksotis juga ditonjolkan lewat pengecatan ulang alias repaint berwarna black doff.

“Untuk custom bodykit, kita sempat mengalami 3 kali rombakan karena ada penambahan over fender yang mengharuskan bodinya untuk disobek, kita keluarin sedikit meski tidak terlihat ekstrim,” jelas Erwin Wahyudi, pemilik bengkel A3 Green Audio.

Kemudian Erwin juga menyematkan kaca film bunglon dari HD Auto film, yang bisa berubah warna sesuai dengan situasi lingkungan. “Di bagian belakang, kita juga tambahkan Wing yang sudah kita kastem mirip dengan GS Racing,” tandasnya.

Tak hanya itu, part yang ditonjolkan sang owner juga terdapat pada kaki-kaki, terutama velg yang juga direpaint menyesuaikan garis-garis bodi berwarna kuning keemasan. Lalu ada penambahan coilover serta knalpot, retonator serta front dan downpipe dari HKS.

“Untuk peleknya kita pakai Work Master R18. Sebelumnya pelek ini berwarna silver chrome, karena Civic FD ini kombinasinya warna Hitam dan Kuning , maka kita repaint warna kuning menyesuaikan tampilan,” kata Erwin.

Melongok ke bagian interior, seluruh plafon menggunakan bahan material dari MDF dan dibungkus dengan bahan MBtech. “Bahan itupun dikombinasi dengan warna kuning-hitam. Lalu penambahan acrylic dengan lighting 3D. Backlead jok kita pakai MBtech, untuk dashboard kita main cat,” jelasnya.

Doortrim dikastem dengan menggunakan bahan MDF lalu dibungkus MBtech dan diberikan kombinasi stiker. Penambahan lain seperti custom kabin serta headlamp dan backlamp pakai lighting 3D. Untuk back lamp dicomot ala Lamborghini, lalu foglamp dan headlamp menggunakan Pro-G serta custom running light.

Beralih ke sektor audio, Erwin mengandalkan perangkat Headunit Kenwood 419BT untuk menampung kapasitas suara yang dihasilkan dari 2 buah subwoofer DB Drive serta beberapa speaker midbas dan midlow dari Venom dan hand gard by Cubic.

“Untuk power dan monobloknya, saya pakai Fisland DB Drive 4 channel, serta penyematan full range hasil racikan sendiri. Kebetulan full range itu tidak ada dijual di pasaran,” kata pencetus Klub IMP ini.

Bicara menyoal Klub IMP, Bang Haji mengaku senang semenjak keterlibatan dirinya di IMP. Karena selain bisa berbagi informasi soal modifikasi, Klub IMP jalinan silaturahminya cukup erat.

“Sebetulnya saya suka otomotif itu sejak tahun 1997, waktu itu usaha saya memang meroket tajam sudah maju, tapi hanya waktu itu otomotif hanya untuk kepuasan personal. Saat ini, saya mulai menuju ke tingkat hobi. Jadi muncul kepuasan batin, nyaman saja bergabung di IMP ini,” aku dia.

Dia berharap, silaturahmi yang terjalin di Klub IMP akan lebih erat lagi lebih maju semangat. “Untuk kedepannya, mobil ini bakal saya terjunkan di kontes modifikasi IAM. Tapi, masih ada beberapa rombakan yang belum terselesaikan. Jadi, tunggu saja!,” tuntasnya.

No Comments

    Leave a Reply