fbpx
0
CUSTOM

R2 Project Bikin Tampilan Granmax ini Semakin Unik, Apa Rahasianya?

November 3, 2020

iamautomodified.com, TANGERANG – Rumah modifikasi R2 Project melakukan eksistensinya dengan menampilkan dua mobil kreasinya di ajang Indonesia Automodified (IAM) di Mall Alam Sutera, Tangerang-Banten, pada 31 Oktober – 01 November 2020.

Kedua mobil tersebut adalah Toyota MR2 Spyder lansiran 2004 dan Daihatsu Granmax buatan tahun 2012 yang masing-masing sudah mendapat sentuhan modifikasi berkonsep unik, langka dan enak dilihat.

Seperti pada Granmax yang sudah mengalami rombakan di sektor eksterior dan kaki-kaki. Bumper dan headlamp bawaan Granmax diganti dengan milik Avanza Veloz, kemudian foglampnya dicomot dari kijang Innova dengan penambahan aksesori LED custom.

“Perubahan lain seperti pada bagian kap mesin yang kita tambah daging kedepan. Kemudian di atas sudah terpasang panoramic roof yang diambil dari Mercy A135, ini cukup langka,” jelas Rizal, modifikator yang juga selaku pemilik bengkel R2 Project.

Diakuinya, kreasi yang dilakukan pada mobil garapannya itu memiliki karakter tersendiri sehingga berbeda dari modifikator lainnya. “Kalau buat saya, modif mobil itu lebih ke natural, unik tapi enak dipandang, dan jarang orang buat. Kita mencoba hal yang baru, tapi gak mengarah ke ekstrim,” paparnya.

Sebetulnya, kata Rizal, Granmax ini belum mencapai finish. Bangunan ini masih sekitar 70 persen, belum sempat finishing. “Interior dan audio belum kita rombak, sudah keburu event. Mungkin kedepannya kita bakal rombak total,” kilah Rizal.

Rizal juga telah merepaint ulang Granmax ini dengan perpaduan warna candy red dan candy Yamaha. Wide bodi belakang dinaikan serta mencoak sasis. Untuk pelek mengunakan Sonic berukuran R18 depan berdiameter 8mm dan belakang berdiameter 9,5mm kemudian bannya pakai Accelera 205/40/R18 depan-belakang.

“Shock depan saya kawinkan dengan milik Avanza supaya dapat empuknya. Tingkat kesulitan paling di sektor kaki-kaki yaitu menyesuaikan settingan bodi. Budget yang dikeluarkan sang owner sudah diangka Rp. 200 juta, karena kita pakai bahan material baru dan langka,” pungkasnya.

Sebagai informasi, R2 Project didirikan  di akhir tahun 2016, berawal dari bengkel interior dan audio kini merambah ke sektor modifikasi. Saat ini R2 Project sudah memiliki 12 orang teknisi in house dan 4 orang teknisi part time.

Bengkel yang bercokol di Jln. Raya Sengkol, No. 116, Muncul, Serpong-Tangerang ini spesialis merombak Granmax. Hal itu lantaran dirinya mendapatkan part Granmax langka yang jarang ditemukan oleh bengkel lainnya.

“Saya berharap melalui event ini bisa belajar memantaskan diri di dunia modifikasi. Saya juga berharap segala kekurangannya bisa tertutupi dengan hasil kerja yang baik,” tuntas Rizal.

No Comments

    Leave a Reply