fbpx
0
CUSTOM

Tak Mau Disebut ‘Jago Kandang’, HOFOS Juara Berani Tampil di Event IAM

November 4, 2020

iamautomodified.com, TANGERANG – Honda Freed Owner Indonesia chapter Jakarta Utara alias HOFOS Juara melakukan eksistensinya dengan mengikuti ajang modifikasi bertaraf internasional, Indonesia Automodified (IAM) yang diselenggarakan di Mall Alam Sutera, Tangerang pekan lalu.

Mengusung konsep Japanesse Domestic Market (JDM), modifikasi Honda Freed lansiran 2014 yang ditampilkan oleh James William, sang owner, di event tersebut menggunakan part original. Mulai dari grill, sideskirt, bumper depan dan bumper belakang pakai hybrid full original, begitupun pada sistem penerangan seperti headlamp, tail lamp.

“Honda Freed buatan Indonesia itu berbeda dengan Jepang. Karena saya konsepnya lebih ke JDM, maka hampir semua partnya pakai orsinil dari Jepang. Saya pilih Freed, karena sparepart custom dari Honda menarik ada JS Racing, Mugen dan Modullo, Mugen jadi banyak pilihan,” kata James, saat ditemui IAM.

Di sektor kaki-kaki, James mempercayai pelek RG2 Advan Racing dari Jepang dengan ban Continental berukuran 205/45/R17 depan-belakang. Kemudian untuk sistem pengereman menggunakan kit BBK 4 port dengan rotor berukuran 300 mm berkaliper 4 piston untuk depan, sementara belakang masih pakai manual.

“Karena saya konsepnya lebih ke dailyuse, jadi saya harus pakai senyaman mungkin. Lalu, saya tambahkan pemasangan airsuspensi 2 titik dengan balon airbag 3 tingkat, mirip standarnya kalau sudah berjalan. Saya juga gunakan bluetooth dan remote streering untuk manajemennya,” tandasnya.

Lanjut ke sektor mesin, mesin Freed ini dikombinasikan dengan CRZ hybrid untuk air intakenya. Jadi itu air filter biasa bukan swap tapi konsepnya dirubah.

Melongok ke bagian interior, setir Honda Freed telah diganti dengan setir CRZ, lalu speedometer, panel eco indicator, level gear serta perseneling sudah diganti dengan hybrid. “Kalau untuk jok masih standar, masih nyaman buat harian. Tapi kedepannya ada rencana untuk ganti jok racing,” kata dia.

Perangkat audio yang disematkan James juga sangat simple, untuk headunitnya pakai Alpine W502, untuk power dan speaker 2way pakai Vocal lalu subwoofer kecil berukuran 8″ dari Cielo.

“Lagi-lagi karena konsepnya JDM dan lebih ke arah Sound Quality, jadi saya gak perlu kosmetik yang terlalu ekstrim, yang ada saya umpetin biar rapi. Kalau dihitung secara total, modifikasi yang saya keluarkan ini hampir bisa buat beli Honda Freed bekas. Untuk bodykitnya sendiri sudah hampir menguras Rp. 30 jutaan,” paparnya.

Setelah penyematan part pada mobil dirasa cukup kemudian mobil tersebut diserahkan kepada Sierra Glow untuk dilakukan perawatan serta menjaga keorsinilan mobil. “Karena catnya masih orsinil, sampai sekarang belum pernah direpaint. Makanya kilapnya agak berbeda.

Perawatan Sierra Glow

Perawatan Sierra Glow (SG) kata James ada yang mencapai 10 tahun, tapi dirinya ambil yang 5 tahun. Seperti saat dia terjun di kontes IAM ini, dia tinggal bawa ke SG untuk dilakukan perawatan. Selain coating, lanjutnya, juga ada cuci mobil dan maintenancenya itu free. Jadi semisal kena cat atau accident, mereka akan coating ulang.

Setiap hari, mobil itupun dicucinya meskipun pada saat dipasangi bodykit dan ganti pelek kemudian dirawat dan dicoating ulang. Jika dilihat historynya, kata James, Sierra Glow memang sangat perhatian.

Diakuinya memang, harga perawatannya lebih tinggi, tapi semua konsumen diberikan penjelasan, edukasinya cukup bagus. Karena garansi 5 tahun itu kalau dihitung biaya perawatan dengan coating biasa, baik service dan benefitnya itu jadi sangat murah sekali.

“Sejauh ini sangat baik, bahkan sampai kita kontespun mereka backup. Benar-benar full mereka backup. Mereka apreciate. Jadi cukup kaget saat pertamakali saya gabung, dua bulan kemudian kita dipanggil, mereka menanyakan kondisi mobil dan memberikan perhatian,” ungkap James.

“Itu sih yang membuat saya pribadi serta konsumen lainnya tertarik dengan Sierra Glow. Sampai sekarang juga ada diskon khusus, kalau ramai kita kolektif datang untuk perawatan, itu bisa dapet diskon,” imbuhnya.

Ini merupakan event perdana, James bisa menampilkan Honda Freed dan membawa nama HOFOS ke kancah modifikasi internasional. Menurutnya event IAM ini kelasnya sudah internasional makanya seru dan penuh sensasi, benar-benar membuka mata.

“Sebetulnya saya adalah pemain baru dan terjun di HIN untuk mencoba menampilkan modifikasi, sebelumnya saya hanya lihat-lihat di media sosial. Dengan tampilnya HOFOS di HIN, saya ingin berpesan kepada member HOFOS lainnya agar jangan jago kandang, sekali-kali keluar karena dunia modifikasi ini luas dan harus punya banyak kenalan,” urai James.

Sebagai informasi, James William tergabung di Klub Honda Freed Owner Indonesia pada tahun 2018. Dia mewakili chapter Jakarta Utara atau HOFOS Juara, membernya saat ini ada sekitar 50-an. Sementara total member keseluruhan ada 3.900 anggota dengan 35 chapter.

No Comments

    Leave a Reply