0
NEWSFLASH

Debut Perdana Komunitas Aksara di Ranah Modifikasi Nasional, Apa Tujuannya?

November 22, 2020

iamautomodified.com, GRESIK – Sebuah wadah perkumpulan pecinta modifikasi asal Jawa Timur yang menamakan dirinya Aksara tampil di IAM Gresik dengan memboyong 5 mobil modifikasinya. Selain menampilkan berbagai kreasi modifikasinya mereka juga memperkenalkan komunitas yang diusung di event ini melalui tema “We are The Team”.

Komunitas Aksara mulai diciptakan sejak tanggal 17 April 2019 dan diprakarsai oleh kelima ‘Pandawa’ yang berada di belakangnya, yaitu Eka, Evan, Anom, David dan Nanang. Kelima orang ini sepakat untuk membuat Aksara kian dikenal khususnya di wilayah Jawa Timur ini.

Eka Sutanto, salah seorang founder mengatakan, Komunitas Aksara ini diciptakan untuk melestarikan budaya Jawa. Karena kebanyakan orang Indonesia khususnya di Jawa sendiri itu lupa dengan adat istiadat Jawa.

“Bahkan, penulisan Aksara ini kita bentuk lebih ke Kejawen. Kita bentuk Aksara ini bukan untuk sementara, setelah dibuat kemudian bubar, tapi kita lebih ke jalinan persaudaraan antar sesama pemilik mobil modifikasi baik disaat loading event, display mobil hingga loading out kita akan tetap solid,” imbuhnya.

Sejak diciptakan, Aksara hanya lima mobil saja. Kini, kita sudah merangkul sekitar 25 member aktif yang sudah dimodifikasi. Jadi Aksara ini bukan sebuah komunitas seperti biasanya, tapi kita khusus untuk modifikasi.

“Kalau untuk merek mobil semua bebas, jika masih standar tapi mau masuk jadi member akan kami verifikasi terlebih dahulu. Tapi minimal, ada yang dirubah dari standarnya. Pada saat mau masuk pastinya harus didikusikan terlebih dahulu dengan pengurus, intinya member baru akan dibimbing,” kata Eka.

Untuk masuk jadi member, Aksara tidak memungut biaya registrasi. Karena sifatnya lebih ke kekeluargaan. Aksara juga tidak membentuk chapter, untuk pengurus tetap dipegang oleh satu orang. Bagi yang ingin terjun kontes modif, kata Eka, mobilnya akan difasilitasi, mulai dari pendaftaran, loading hingga presentasi.

Setahun sudah, Aksara merangkul 25 member dan memberikan arahan-arahan kepada para member menyoal modifikasi. “Pada saat kontes modifikasi, gak semua member kita ikut. Kita punya komitmen dan menyesuaikan regulasi, gak cuma asal ikut biar tidak ada penyesalan kalau tak meraih tropi,” tegas Eka.

Pada 17 April lalu, lanjut Eka, sebetulnya Aksara sudah merayakan Hari Jadi, tapi karena terbentur Pandemi akhirnya diputuskan merayakan hari anniversarry di tahun mendatang yakni di Gunung Pandaan, sekalian Kopdar tahun baru.

“Kita berharap melalui keikutsertaan di IAM Gresik 2020 ini, Aksara semakin dikenal dan ingin membuat modifikasi Indonesia jauh lebih baik lagi,” tuntasnya.

No Comments

    Leave a Reply