fbpx
0
CUSTOM

Ini Alasan Modifikasi Pandem Daihatsu Ayla IMP Masuk 4 Besar DDeC

December 2, 2020

iamautomodified.com, JAKARTA – Di babak akhir kompetisi mobil modifikasi virtual Daihatsu Dressup e-Challenge (DDeC) 2020, modifikasi Daihatsu Ayla milik Galih Aprinda dari Klub Impossible (IMP) juga masuk ke babak 4 besar. Di babak ini, Galih Aprinda berhadapan dengan Royyan Baihaqi pemilik mobil modifikasi Daihatsu Xenia dari Daihatsu Xenia Indonesia Club (DXIC).

Sejauh ini, Galih merasa senang lantaran mobil miliknya bisa terpilih di babak tersebut. “Rasanya senang banget dan tidak menyangka saja bisa masuk babak 4 besar di DDeC ini,” seru Galih saat di konfirmasi IAM.

Untuk memperoleh simpati netizen, Galih mempresentasikan di final DDeC ini mobil harus benar-benar terkonsep dengan jelas dan terutama tidak asal pasang biar konsep terlihat maksimal.

“Karena kita sering support acara teman-teman, jadi mereka siap bantu vote/support kapan pun. Kita banyak teman yang siap mendukung dan mensupport pandem ini biar bisa mewakili Jatim. Semoga teman-teman bisa bergantian mewakili Jatim dan membawa nama Jatim tentunya,” ucap Galih.

Galih juga berencana untuk merepaint total serta akan memasang rem cakram atau kaliper BBK serta penambahan airsuspension jika memang mobilnya tersebut menjadi juara DDeC.

Menurut Galih, rombakan paling istimewa pada Daihatsu Ayla ini salah satunya dari sektor bodykit dan over fendernya. Mobil jadi kelihatan lebih lebar, gemuk serta garang pastinya, didukung dengan velg super lebar. Handel karbon Emblem lengkap masih original dan Double Muffler spoon fungsional.

“Dari sektor luar saya berikan part over fender pandem, lips add on keliling, bumper depan belakang custom, Spion retrack/elektrik, Pintu lambodoor PNP Ayla, Spoiler custom dan Sunroof RB1. Untuk sistem penerangan saya pakai head lamp custom Mazda2 running light berubah warna, Lampu kolong keliling RGB,” papar Galih.

Memasuki bagian interior, mobil ini sudah mengalami full rombakan mulai dari pemasangan rollbar 4 titik + Xbar, full karbon panel, engine start, full MBtech jok doktrin, Minibar, Stir racing dan 3 Tachometer defi.

“Kemudian saya kastem rumah Tako dan karbon juga, Custom 3way pilar, Custom plaffon dan acrilik plafon, Jok racing RECARO premium, Safety belt Sparco 4titik, Xtander racing dan Knog shift Sparco,” lanjut Galih.

Kemudian sistem kekuatan pada kaki-kakinya, Galih memberikan pemasangan Coilover depan belakang, lalu dibekali dengan velg work meister depan 9,5 dan 10 untuk belakang ditambah variasi baut nut panjang.

Lanjut ke sistem perangkat audio, Daihatsu Ayla ini sudah mengalami rombakan yang cukup signifikan dengan pemasangan 3 way depan LM audio, Head unit Pioneer, Speaker doktrin Pioneer dan Audio kontes SPL.

“Untuk subwoofernya saya gunakan Prokick PKX3 3 magnet, lalu untuk akinya saya pakai 12 volt, kabel-kabel, coaxial Pioneer, power 4 channel PCA serta power monoblock strike 7000DL,” tandasnya.

Kalau untuk mesin, kata Galih, dia hanya memberikan penambahan open filter merk K&N, Pipa open filter stanless, OCT, HKS kompressor, Kabel grounding serta Stabilizer yang ditutup oli variasi dan Strutbar.

Galih juga turut mengapresiasi atas diadakannya event DDeC di masa pandemi ini. “Bagus sih diadakan event seperti ini, kapan lagi coba satu merk bisa membangunkan/membangkitkan para pecinta modifikator tanah air. Sukses terus buat Daihatsu lanjutkan terus ya event seperti ini,” tuntas Galih.

No Comments

    Leave a Reply