Padu Padan Grafis Futuristik dan Sistem Robotik, Nyentrik tapi ‘Cewek’ Banget!

iamautomodified.com, SURABAYA – Konsep modifikasi yang tertuang pada Honda HR-V ini merubah karakter aslinya sebagai sebuah mini SUV. Mobil berjenis semi-offroad ini telah mengalami berbagai rombakan di segala sektor untuk tampil dalam kompetisi Indonesia Automodified (IAM) MBtech Surabaya 2019 lalu.
Perawakan bodi standar bawaan pabrik diganti dengan bodykit Tjins Tuner yang diboyongnya dari USA. Menurut Billy, sang owner bodykit yang tersemat pada tunggangannya ini sengaja diimpor dari USA untuk memperkuat tampilan racing pada HR-V miliknya.
Billy juga berujar, Honda HR-V lansiran 2015 ini basic mobilnya sudah keren. Jadi ditambahain sentuhan sedikit saja sudah lebih enak dipandang. “Jadi, untuk sektor bodi tidak saya kastem, tapi semuanya saya beli dari USA dan memiliki serial number boleh dibilang langka di Indonesia,” ungkap Billy, saat dihubungi IAM, Kamis 18 April 2019.
Dari semua garapan yang tertuang pada mobil ini, kata dia, bodykit Tjin Tuner ini yang paling disukainya. Maka, wajar saja pihak juri IAM menobatkan HR-V ini dengan 3 buah tropi terbaik diantaranya, Best Honda – Players, Best SUV – Players dan The Best Asian Modified-Car – Players.
Warna standar pabrikan pada mobil inipun sudah dirubah Billy lewat sentuhan grafis full air brush garapan Tomi Airbrush. Billy pun mempercayakan sepenuhnya kepada Tomi, soal perpaduan warna serta tema grafis yang tertuang pada HR-V miliknya.
“Warna dasarnya putih, tapi semua jadi tampil futuristik kalau Tomi sudah turun tangan. Saya juga mempercayakan sepenuhnya sama dia, dan yang paling saya suka adalah perpaduan warna grafis airbrush ini terlihat ‘imut’,” kata dia.
Selain itu, Billy juga sudah mendandani sektor pencahayaan mulai dari headlamp, stoplamp dan foglamp. “Lampu depan dan belakang sudah kita kastem dengan menyematkan HID Vision. Lampu depannya seperti ada gambar-gambar gitu,” kata Billy.
Untuk memperkuat penampilan, Billy menambahkan air suspensi ID One 4 titik depan-belakang. Selain itu, agar mobil ini nampak gambot, velg standar diganti dengan Velg Kranze Rapier R19″ warna gold. “Kalau sistem pengeraman saya hanya pasang BBK dari Brembo, untuk depan 4 pot dan belakang 4 pot,” tandasnya.

Beralih ke sektor kabin, Billy juga telah merombak serta melapisi seluruh bagian dalam dengan full leather MBtech mulai dari dasbor, panel-panel, door trim, jok serta kabin. “Warna leather jok dan interior saya sesuaikan dengan dengan warna tampilan luar,” ujarnya.
Kemudian di sektor jantung pacu, mesin bawaan pabrik menurutnya sudah cukup mumpuni untuk digunakan sebagai harian. Billy hanya menambahkan turbo dan air filter untuk menyesuaikan tema racing.
“Saya juga sudah menyematkan sistem motorized pada kap mesin dan kedua pintu mobil ini di bengkel Galaxy. Di bagian belakang saya sudah memasang meja DJ dengan sistem motorized juga,” kata Billy.
Penyematan meja DJ ini diperkuat dengan bubuhan kosmetik audio dengan memberikan 2 pcs subwoofer momentum MX2-DD, speaker Coaxial yang terpicu melalui 2 buah power 4 channel dari Venom serta 2 buah power monoblock Project 4000 DL.
“Kalau dihitung secara rinci, mobil ini sudah menghabiskan biaya sebesar Rp. 300-400 jutaan lah,” tuntasnya.