Singkirkan Kesan VIP, Camry ini Gunakan Perangkat Kastem Rocket Kelinci

iamautomodified.com, PALEMBANG – Modifikasi Toyota Camry lansiran tahun 2005 yang ditampilkan rumah modifikasi JAC Garage di ajang IAM MBtech Palembang ini terbilang cukup ‘nyeleneh’ untuk sebuah mobil big sedan.
Sang owner mencoba menghilangkan kesan VIP elegant pada mobil ini dengan menyematkan kit pandem Rocket Bunny yang dibesut di JAC Garage. Diakuinya, mobil ini sebetulnya untuk dijadikan sebuah icon bengkel yang digelutinya di kota Palembang.
“Mobil ini memang sengaja saya buat demikian untuk dijadikan sebagai contoh. Sebab, untuk mencari konsumen di wilayah Sumatera Selatan ini agak sedikit berat makanya saya coba menghilangkan kesan elegant pada mobil ini dan mencoba hal yang berbeda,” ungkap Isaac, sang pemilik.
Sewaktu Isaac hadir di Tanah Andalas ini, dia ingin menciptakan sesuatu hal yang menarik perhatian konsumen melalui gagasan yang teraplikasi pada Toyota Camry tersebut, alhasil mobil ini diganjar tim Judge IAM dengan tropi The Unmistakeable Theme.
“Mobil ini sebenarnya sudah beberapa kali dimodifikasi. Tapi yang paling mau kita tonjolkan yakni kit pandem yang biasanya digunakan pada mobil-mobil sport disematkan pada model big sedan,” paparnya.
Menurutnya, jika dilihat dari berbagai majalah luar sudah banyak pula perangkat kit pandem yang disematkan di luar mobil sport. Namun Isaac melawan persepsi tersebut dan mencoba mengaplikasikan ke Toyota Camry.
“Mungkin agak sedikit nyeleneh, tapi paling tidak kita sudah berusaha. Kemudian tahap berikutnya dilakukan repaint menggunakan black solid, serta kita pasang tanduk kastem yang dikanibal dari mobil Hyundai,” terang Isaac.

Pada sektor kaki-kaki, Camry ini juga sudah menggunakan airsuspensi airgen dua titik. Kemudian ditambah dengan penyematan velg merek Works Wheels R19, depan 9,5 belakang 10,5.
Masuk ke sektor engine, Camry ini juga sudah dibekali dengan turbo garret DT04. Tapi, kata Isaac, belum diberikan penambahan perangkat lain seperti dastek hanya turbo saja.
Lantaran mobil ini juga kerap digunakan daily use, maka Isaac belum terbayang untuk merombak bagian lain. Bahkan, untuk audio juga hanya membekalinya dengan perangkat sound system full Fox audio mulai dari speaker hingga sub woofer. Karena kerap digunakan harian, pada saat berjalan di RPM 3000, turbo berfungsi dengan baik.
“Bisa dibilang ini merupakan proses pembelajaran, karena saya ingin melihat perkembangan dari para modifikator. Tapi kalau di HIN ini memang persaingan ketat banget,” tuntasnya.
Bahkan, mobil ini juga kerap digunakan sebagai harian terutama pada hari Sabtu-Minggu. Rizky berharap melalui ajang bergengsi ini, penggemar otomotif di Kota Palembang khususnya di bidang modifikasi dapat lebih maju lagi, lebih berkualitas serta lebih terarah.
“Sejak tahun 2015 keikutsertaan kita di HIN sudah banyak perkembangan, apalagi dengan berubahnya kategori baru yaitu King Players dan Tuners jadi semakin terarah tujuan si modifikator.,” tuntasnya.