Benarkah Busi NGK Memiliki Fitur dan Apa Fungsinya?

iamautomodified.com, JAKARTA – NGK Busi Indonesia memiliki jenis busi yang bermacam-macam, yang disesuaikan dengan karakteristik kendaraan dimulai dari busi standar berbahan nikel, G-Power, Iridium, Laser Iridium dan Laser Platinum.
Namun jika ditinjau secara spesifikasi pasar terdapat 7 macam yakni Nikel standar, Platinum G-Power, Iridium IX, Laser platinum serta Laser Iridium. Kemudian untuk Iri series terbagi lagi menjadi 3 yaitu Iriway, Iritop, Irimac dan Racing competition.
Diko Oktaviano selaku Aftermaket Technical Support (ATS), PT. NGK Busi Indonesia membeberkan bahwa tipe busi dari masing-masing mobil itu dibedakan sesuai karakter kendaraan. Menurutnya, jika karakter kendaraannya menggunakan turbo tapi tidak digunakan busi yang non turbo pasti bakalan meleleh.
“Kalau fitur dan karateristik ada banyak. Tipenya juga banyak seperti standar plug, V Groove, DFE, ground electrode dan masih banyak lagi. Nah, punya anggapan bahwa selama dimensi itu masuk, ya sah-sah saja dipakai,” jelas Diko.
Misalkan BKR 6E dan BKR 6E-11, dengan busi celah 1,1. Itu berarti, ia memiliki daya pengapian yang lebih baik dibandingkan dengan BKR 6E. “Tapi, BKR 6E-11 ini butuh daya listrik yang lebih tinggi,” kata dia.
Jadi, lanjutnya, koil pun memiliki spesifikasi yang berbeda. Nah itulah yang disebut karakteristik atau fitur dari busi. Selain itu ada anti vibrasi, resistansi yang lebih tinggi adapula bentuk kepala ground elektronya ada 2, 3 dan 4.
Oleh karena busi NGK itu sudah memiliki fitur, maka sudah jelas berbeda-beda. Jangan kemudian jika dimensinya sama lalu langsung digunakan, itu pasti ada efeknya.
“Jadi, semua sudah kita sediakan masing-masing porsinya. Baik untuk sedan, City Car, MPV dan SUV atau bahkan untuk Sportcar sekalipun sudah kita bedakan. Jadi tidak bisa dipukul rata,” pungkasnya.