Seberapa Sulit Langkah Penyetingan Modifikasi Chamber?

iamautomodified.com, SOLO – Rumah modifikasi Absolute Custom dikenal sebagai bengkel spesialis airsuspension dan bodywork. Namanya kian sohor, lewat gebrakannya dalam mendressup Honda Odyssey Absolute berkonsep stance fitmen.
Reza, modifikator Absolute Custom menegaskan bahwa belum banyak bengkel modifikasi yang faham menggarap konsep fitmen sesungguhnya. Karena dia menilai, banyak yang belum tahu titik-titik mana saja yang yang harus dikastem.
Lewat inovasinya, Absolute Custom telah dinyatakan berhasil menggarap Honda Odyssey dengan memiliki tingkat chamber -20 derajat baik depan-belakang. Karena hanya Odyssey miliknya yang menampilkan konsep chamber depan. Sewaktu tahun 2018 itu, Odyssey masih banyak yang ingin chamber depan.
“Jadi, fitting kaki-kaki pada konsep Fitmen correction itu berpengaruh besar, dan kita modif kaki-kaki itu memang cukup sulit. Kita tahu titik-tik kastemnya dimana, sejak saat itu banyak peminat undercarriage yang datang kesini,” kata Reza, di markasnya, Minggu 29 Desember 2019.
Baca Juga : Apa Rahasia Absolute Custom Hingga Inovasinya Sohor di Dunia Modifikasi?
Lain halnya lagi dengan airsuspension, yang juga banyak kendala pada shock breakernya. Karena settingan tinggi-rendahnya airsuspension itu, ada pada shock breakernya. Karena nantinya bakal berpengaruh pada settingan chambernya.
“Nah, di sektor inilah yang tingkat kesulitannya cukup menyita waktu dan fikiran, makanya agak mahal. Kaki-kaki dan shocknya itu semua harus dikalibrasi, harus menghitung ‘two in two out‘, caster dan chambernya,” jelas Reza.
Di bengkel Absolute Custom mempu menggarap serta menyetel ‘two in two out’ serta castingnya. Kalau untuk Chamber, kata Reza, terkadang ‘orang lain’ asal garap saja.
“Kemudian main asal las potong-las potong hingga ‘two in two out’ nya menjadi tidak maksimal, padahal itu bisa disetel kalau perhitungan chambernya bener. Jadi, meskipun mobil chamber jalannya masih tetap enak dikendarai dan tidak terjadi tarik-menarik,” jelas Reza.
Berdasarkan pengamatan Reza selama bermain dimodifikasi, siklus trending modifikasi di tahun mendatang masih berkutat pada proper car. Sementara untuk modifikasi ekstrim sudah tidak bisa seperti dulu lagi, sembarang potong-sambung, tambah ban sampai 6 roda dan sebagainya.
“Kedepannnya di 2020-2021, prediksi saya trennya masih bermain di proper car. Karena siklusnya yang kemarin 2018-2019 masih stay di stance dan fitmen. Proper car kan sohornya baelum lama ini juga. Berdasarkan pengalaman saya bermain modifikasi sejak 2010 itu, ada perubahan setiap dua tahun itu ada style modifikasi,” tuntasnya.