Tiga Faktor ini Harus Diperhatikan Pengemudi Saat akan Berlibur ke Luar Kota

iamautomodified.com, JAKARTA – Kelelahan adalah salah satu penyebab kecelakaan yang paling sering terjadi di jalan raya. Hal ini mampu menyebabkan seseorang kehilangan kewaspadaan serta mengantuk dan tertidur ketika berkendara.
Selain itu, penilaian terhadap kondisi sekitar serta kemampuan berkendara jadi menurun drastis. Belum lagi lambannya pengambilan keputusan pada saat melaju.
Dari beberapa akibat tersebut, sudah jelas bahwa kelelahan bisa jadi penyebab kecelakaan yang fatal. Bahkan, risiko kecelakaan seorang pengendara yang mengalami kecelakaan semakin meningkat hingga 20 kali lipat dibandingkan dengan pengendara berkesadaran penuh.
Ada pun waktu-waktu yang paling berbahaya bagi pengendara yang kelelahan yakni dari sekitar waktu tengah malam hingga jam enam pagi.
Kelelahan seorang pengemudi sebenarnya disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama adalah faktor kurang tidur. Akumulasi periode tidur yang kurang atau bahkan berlebihan bisa jadi sangat berbahaya. Sedangkan waktu tidur yang paling optimal adalah 8 jam sehari secara konsekutif tanpa gangguan tidur.
Kedua adalah faktor aktivitas. Ketika seseorang telah beraktivitas dengan keras tanpa beristirahat sedikit pun dan kemudian berkendara, kelelahan bisa mudah menyerang. Apalagi ketika sudah mengemudi tanpa henti selama 4 jam non-stop.

Terakhir adalah faktor kesehatan. Tubuh yang kurang sehat atau dalam pengaruh obat-obatan yang menyebabkan kantuk bisa juga jadi salah satu penyebab kelelahan.
Satu-satunya cara untuk mengatasi kelelahan saat mengendarai mobil adalah tidur yang cukup sebelum berkendara serta menepi untuk beristirahat. Bila Anda berencana untuk berkendara ke luar kota, pastikan untuk tidur cukup sebelum berangkat di malam sebelumnya.
Setiap 2-3 jam sekali, sempatkan diri beristirahat untuk sekadar meluruskan kaki atau makan. Dengan begitu, stamina saat berkendara akan tetap terjaga dengan baik.
Peregangan juga penting untuk mengembalikan kondisi tubuh yang prima. Saat beristirahat, lakukan gerakan-gerakan peregangan sederhana yang meliputi kaki dan tangan serta leher. Kekakuan akibat berkendara terlalu lama juga bisa jadi hal yang menyebabkan ketidaknyamanan.
Kenali juga tanda-tanda kelelahan saat mengemudi. Orang yang mengalami kelelahan saat mengemudi umumnya hilang kewaspadaan, yakni sulit untuk merespon ketika dalam keadaan darurat.
Mengantuk juga merupakan tanda utama seseorang yang mengalami kelelahan. Tak jarang pula pengendara tertidur sesaat ketika berkendara. Bila hal-hal tersebut terjadi pada, segeralah berhenti untuk beristirahat. ***