4L Autoworks Punya Cara Khusus buat Bikin Mobil Jadi Makin Kokoh, Apa Saja?

iamautomodified.com, BEKASI – 4Lautoworks mulai melakukan eksistensinya di dunia otomotif tanah air dengan menampilkan berbagai kreasinya di ajang modifikasi nasional.
Bengkel yang bergerak di bidang modifikasi kaki-kaki terutama air suspensi ini, punya cara khusus untuk membuat mobil tampil menarik.
Terbentuknya bengkel 4Lautoworks berawal dari beberapa orang di Honda Odyssey Community (HOCY) yang gemar modifikasi dan kerap mengikuti ajang kontes modifikasi.
Karena banyaknya personil di komunitas tersebut yang ingin memodifikasi mobilnya, namun belum memiliki wadah yang tepat, maka dari itu diputuskanlah untuk membuka bengkel modifikasi tersebut, demikian seperti dijelaskan Iful, pemilik bengkel 4Lautowork kepada IAM.
Menurutnya, tidak ada makna filosofi yang signifikan dibalik nama 4L tersebut. Namun nama 4L itu sendiri, kata Iful, diartikan sebagai ‘Lo lagi lo lagi’.
“Karena sebetulnya, nama tersebut merupakan julukan bagi kami yang sangat aktif di grup HOCY. Jadi, dari beberapa orang yang aktif itu, kami putuskan untuk membuat grup 4L tersebut, dan akhirnya kami membuat bengkel dengan nama demikian,” papar dia.
Spesialisasi yang ditangani di bengkel tersebut adalah modifikasi di sektor kaki-kaki, terutama pemasangan air suspensi. Tapi meski demikian, Iful juga menerima jika ada yang ingin merombak mobilnya seperti cat, audio, bodykit, BBK, mesin, dan lain sebagainya.
“Semua bidang tersebut, masih belum kita kerjakan sendiri. Kami masih bekerjasama atau berkolaborasi dengan bengkel rekanan kami yang ada di seputaran HOCY,” ungkapnya.

Untuk memodifikasi di sektor kaki-kaki atau memasang air suspensi biasanya Iful mematok waktu selama 4-7 hari kerja. Menurutnya, tingkat kesulitan dari pemasangan tersebut tergantung dari struktur kaki-kaki mobil itu sendiri, karena setiap mobil memiliki kesulitan masing-masing.
Hampir semua sektor memiliki tingkat kesulitan masing-masing. Namun yang paling menyita waktu adalah di sektor audio. “Karena kami harus menyusun ulang, mulai dari penyusunan kabel serta tata letak komponen audio,” ujarnya.
Sementara bagian yang paling mahal, kata Iful, ada di sektor eksterior yakni cat dan sektor mesin. “Karena di sektor tersebut kami memakai bahan cat yang baik yakni de’beer dan glasurit. Lalu di sektor mesin, karena kami memakai part racing yang lumayan banyak,” jelasnya.
“Sebetulnya saya hanya meneruskan modifikasi mobil yang datang ke bengkel kami serta menyempurnakan yang sudah ada. Alhamdulilah, sangat memuaskan dan yang terpenting ownernya senang dan puas,” imbuhnya.
Dia menegaskan bahwa harga modifikasi mobil Jepang dan Eropa semuanya relatif, tergantung barang dan bahan yang dipakai. Budgetnya bervariasi, tergantung merek barang dan tema apa yang ingin diaplikasikan di mobil tersebut.
Iful juga angkat bicara soal tren modifikasi di 2019 lalu yang makin beragam, mulai dari ekstrem, proper, elegan racing dan memiliki pengemar masing-masing.
“Menurut kami, tren modifikasi di tahun 2020 lebih ke arah proper, tepat guna dan masih bisa dipakai harian. Karena, mobil yang dimodifikasi proper tersebut masih layak dan nyaman di kendarai, dan bisa di pakai mejeng,” jelas Iful.