Kepingin Tampil Beda, Toyota FT86 ini Pakai Roket Kelinci Besutan KARMA

iamautomodified.com, SURABAYA – Besutan ciamik pada Toyota FT86 yang baru saja dipamerkan di ajang Indonesia Automodified (IAM) MBtech Surabaya, pada Sabtu 14 Maret 2020 ini, menjadi icon menarik yang ditampilkan oleh Khesap Danafia.
Hasil kolaborasi beberapa modifikator seperti KARMA Bodykit, Yoong Motor Surabaya, Evan Auto Concept dan Eighteen Garage ini berhasil membuat sang pemilik mobil, Khesap Danafia berdecak kagum. Pasalnya, pria asal Madura ini ingin mempersembahkan modifikasi yang terbaik di ajang IAM MBtech Surabaya 2020.
“Awalnya, gak ada niat buat bikin bodykit di KARMA. Malah justru ingin mengusung konsep Rocket Bunny (roket kelinci) Pandhem, cuma ketika sharing ke beberapa teman mereka menyarankan untuk bangun bodykit di KARMA, makanya saya coba dan hasilnya cukup baik,” ungkap Danafia, sang owner.

Pria yang juga masih mengenyam pendidikan di Perguruan tinggi ilmu Kedokteran ini menyatakan, selain produk dalam negeri, KARMA bodykit juga cukup inovasi desainnya. “Modelnya bagus, dan gak kalah sama pandhem lainnya. Jadi, kenapa tidak? biar tampil beda dari yang lain,” imbuhnya.
Bicara menyoal budget yang dikeluarkan oleh Danafia untuk rombakan bodykit tersebut yaitu sebesar Rp 43 juta. “Mobil ini baru saya beli bulan Februari lalu, terus ada niat modif. Untuk catnya saya pakai warna hijau sesuai suasana hati,” selorohnya.
Untuk gelaran IAM MBtech Surabaya tahun ini, Danafia masih fokus di eksterior dan kaki-kaki saja. Tapi di event-event berikutnya bertahap ke interior dan audio. “Untuk engine, interior dan audio masih standar bawaan FT86, saya belum rombak mungkin nanti bertahap,” kata dia.

Di sektor kaki-kaki, Danafia percayakan pada Bengkel Eighteen Garage untuk memasang air suspensi 4 titik merek Airlux serta velg yang sudah diganti dengan SV2 Ring 19 dan dibungkus dengan ban Accelera, kemudian untuk knalpot juga custom.
“Kalau dihitung total, saya menyiapkan budget lebih dari Rp 100 juta. Karena untuk velg SV2 itu saja harganya berkisar 70 jutaan dan bodykit 43 jutaan, belum lagi part-part lainnya,” kata Danafia.
Bagi Danafia, modifikasi itu merupakan sebuah hobi yang sangat baik dan positif ketimbang menjurus ke hal-hal lain seperti narkoba dan perempuan.
“Buat saya hobi modif itu hal yang positif, karena bisa menuangkan inspirasi dan kreasi yang menarik. Saya hanya berpesan untuk teman-teman yang hobi modifikasi, jangan ragu dan jangan takut mahal, karena sudah pasti ada jalannya kalau untuk modifikasi mobil,” tuntasnya.