Tampilan Eksklusif Suzuki Ertiga Custom Berbalut Chameleon Purple

iamautomodified.com, JAKARTA – Konsep elegant yang tertuang pada Suzuki Ertiga milik Yudi ini boleh dibilang imajinatif, rapih serta nyaman dilihat. Berbagai perangkat kastem yang teraplikasi pada MPV Suzuki lansiran 2013 ini terlihat presisi mulai dari eksterior, kaki-kaki dan interior.
Rombakan yang telah menguras budget sekitar 150 juta ini membuatnya berhasil menyabet berbagai raihan tropi di berbagai ajang modifikasi yang dikutinya.
“Mobil ini pernah meraih best elegant interior, best perfect paint, the killer colour, best Indonesian modified car, best Suzuki, best leather fanatic. Selain itu mobil ini sempat meraih juara 1 MBtech Awards di Kota Batu tahun 2019 lalu King Nominee 2 ( Event kontes MOI ) dan beberapa thropy lainnya,” bangga Yudi.

Salah satu penampilan yang membuat Ertiga ini terlihat mencolok adalah guyuran painting chameleon dengan perpaduan 3 warna yaitu ungu, biru dan coklat berlapis hologram.
Penyematan bodykit yang dilakukan sang owner mulai dari bumper depan, sideskirt, spitter dan bumper belakang dikerjakan sendiri. Kemudian sistem pencahayaan, Yudi merubah headlamp standar dengan smoke berlapis kaca hitam.
Kekuatan MPV Ertiga ini didukung oleh pemasangan beberapa part seperti Velg merek MAE berukuran R17, lebar 9,5 depan belakang 10,5 yang dibungkus dengan ban Accelera berukuran 195/40/17 untuk depan dan 215/40/17 untuk belakang. Ditambah lagi dengan penyematan airsuspensi 2 titik.
Melongok ke bagian dalam, mobil ini telah dikombinasi dengan perpaduan warna coklat tua dan coklat muda agar terkesan mewah. Selain itu, terdapat pula penambahan aksesoris di dalamnya seperti lampu-lampu, minibar dengan dipasang botol minuman, gelas tempat roko, dari knop.

“Untuk penyematan audionya full custom menggunakan speaker 3way, subwoofer 12″, monoblok, kapasitor, pandora venom, tweeter dan power 6 channel ( Merk ZAPCO ) dan saya tambahkan monitor TV 32 inchi,” jelasnya.
Diakui Yudi, untuk mendressup tampilan Ertiga miliknya itu, Yudi menyerahkan semuanya ke bengkel Rumah Otomotif (RO) yang berlokasi didaerah Dukuh Kupang.
Yudi juga mengatakan tak ada modifikator luar negeri yang menjadi inspirasinya. Karena menurutnya, kemajuan modifikator dalam negeri mesti menjadi patokan utama.
“Kalau dari saya pribadi, tidak ada modifikator luar negeri yang jadi panutan saya. Karena saya berfikir, membangun mobil itu berdasarkan apa dalam imajinasi saya. Saran saya untuk para modifikator Indonesia untuk terus memajukan dunia modifikasi di indonesia dan jangan patah semangat,” tuntasnya..