Kepingin Sohor dan Sharing Modif, Wrongway Society Terjun di Event IAM Jogja 2020

iamautomodified.com, YOGYAKARTA – Wrongway Society, sebuah wadah perkumpulan pecinta modifikasi asal Jogja mulai melakukan ekspansi ke dunia otomotif Indonesia malalui ajang Indonesia Automodified (IAM) di Sleman City Hall, Yogyakarta, 05-06 September 2020.
Klub yang dideklarasikan sejak tanggal 17 Oktober 2015 ini mulai menunjukkan ‘taring’nya dengan menampilkan modifikasi Honda Jazz tahun 2007 di event tersebut. Selain bertujuan untuk bersosialisasi dengan para pecinta modifikasi khususnya di Jawa Tengah, Wrongway Society juga mempelajari tentang modifikasi yang sebenarnya.
“Kebetulan, saya baru pertamakali terjun di Indonesia Automodified (IAM) ini, sebelumnya hanya ikut di meet up biasa. Tujuan ikut event ini adalah untuk bersosialisasi dengan klub mobil lainnya agar bisa dikenal serta untuk cari pengalaman karena IAM HIN ini gak cuma event biasa, saya bisa tahu kekurangan pada mobil saya lantaran lawan-lawannya sangat mengerikan,” ungkap Jeremy Wijaya, saat ditemui IAM di sela-sela acara, Minggu (06/09).

Di event ini, lanjut Sije (sapaan akrabnya), Wrongway Society menerjunkan 1 unit mobil modifikasi yaitu Honda Jazz dengan modifikasi simple dengan balutan wrapping oracal hijau toska di sekujur bodi. Penambahan lainnya yaitu di sektor interior dengan balutan leather seat dari MBtech.
“Warna dasarnya ialah silver stone, lalu saya bungkus dengan wrapping sticker. Untuk kaki-kakinya, saya pasang coilover, pelek Asemi dari Jepang berukuran R17 yang dibungkus ban Achilles berukuran 195/40 depan belakang,” ucap Sije.

Meski hanya mendapatkan sebuah tropi Editor’s Choice Award, namun Sije merasa senang karena Wrongway Society telah menunjukkan eksistensinya dalam ajang bergengsi ini. Bicara menyoal klub, Sije juga menyatakan bahwa sebetulnya nama klub ini diambil karena unik.
“Awal terbentuknya klub ini berasal dari orang-orang gabut yang ingin main bareng dengan penuh rasa keakraban dan rasa solidaritas. Makanya kita gak ada Ketua, semua jalan bareng, susah-senang bareng pokoknya,” jelas Sije.

Setelah hampir lima (5) tahun berjalan, kini Wrongway Society sudah berhasil merangkul sebanyak 40 member yang tersebar di Jawa Tengah sebanayk 25 member dan Jawa Timur sebanyak 15 member.
“Kita pusatnya ada di Jogja, untuk sementara ini masih dua chapter. Bagi yang ingin masuk di klub ini persyaratannya hanya ikut kopdar 3 kali dan saling menghargai satu sama lain, intinya susah senang bareng. Kita juga gak ada biaya registrasi cuma kas bulanan, kalau untuk pembelian T-shirt sebesar Rp. 75 ribu gratis sticker. Perlu dicatat juga di klub ini juga tidak mewajibkan mobil harus modif bagi member baru,” tuntasnya.