Kisah Pengakuan Zul Hendry Pernah ‘Siksa’ DFSK Glory 560 di Lintasan Sumatera, Apa yang Terjadi?

iamautomodified.com, JAKARTA – Memiliki sebuah kendaraan SUV yang kokoh serta tangguh adalah impian setiap orang, terlebih lagi bagi seorang penggemar touring seperti Zul Hendry ini. Baginya, ketangguhan yang dimiliki oleh kendaraan menjadi sebuah keutamaan guna memudahkan segala keperluan serta berbagai aktivitas.
Ya, DFSK Glory 560 menjadi sebuah pilihan favorit bagi Zul Hendry untuk menjawab semua hasrat serta kebutuhannya. SUV buatan China ini resmi mendarat di Indonesia pada tahun 2017 lalu, dan tahun ini adalah tahun ke-3 ekspansinya di Tanah Air.
Berbagai tipe serta varian juga turut diperkenalkan mulai dari Glory 560, 580, Glory i-Talk serta SUV electric Glory E3 yang kesemuanya sempat menyita perhatian publik pada gelaran Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2019 lalu.

“Sejak saya beli DFSK Glory 560 pada tanggal 5 Agustus 2019 lalu, saya sudah merasakan kekuatan pada mobil ini. Hal itu bisa saya buktikan ketangguhan mesin serta kaki-kaki yang dimiliki mobil ini, karena hampir setiap bulan saya selalu melakukan trip/perjalanan jarak jauh antara Depok-Padang (PP),” ucap Zul Hendry, saat dikonfirmasi IAM, Jumat 4 Desember 2020.
Pria yang akrab disapa om Zul ini mengakui, bahwa dia ingin menepis stigma negatif yang dilontarkan oleh khalayak soal ketangguhan yang dimiliki oleh SUV buatan China ini.
“Saya sengaja untuk menyiksa mobil ini, lantaran saya ingin mematahkan persepsi masyarakat bahwa mobil buatan China itu tidak tahan lama. Nyatanya, ini mobil berbeda. Saya coba melakukan trip pulang-pergi Depok-Padang selama 9 kali masih belum juga hancur,” imbuhnya.
Hingga saat ini, om Zul masih belum bisa mengorek sisi kekurangannya pada mobil tersebut. “Karena memang tidak ada kelemahannya,” tegasnya.

“Untuk mobil sekelas SUV mewah dengan harga 240 jutaan, ia belum bisa terkalahkan dengan kompetitor lain,” sambung pria ‘penggila’ touring ini.
Selain harganya yang terjangkau, PT Sokonindo Automobile memberikan garansi yang sangat panjang selama 7 tahun atau selama 150.000 KM. Inilah salah satu poin yang memancing rasa penasaran konsumen untuk membelinya.
“Dari segi penampilan, mobil ini jelas gak kalah sama pesaingnya. Saat dikendarai, hampir tidak ada suara bising di dalam kabin. Meski sudah saya ‘siksa’ berkali-kali melewati berbagai lintasan di Sumatera, kaki-kakinya masih kokoh serta lembut,” papar om Zul.
Untuk mobil sekelas SUV, kata dia, mobil ini cukup istimewa buat diajak berwisata bersama keluarga. “Mungkin kalau boleh saya katakan, DFSK Glory 560 ini hanya belum ada panoramic sunroof saja. Karena secara keseluruhan sudah cukup istimewa,” seru dia.

Modifikasi Simple DFSK Glory 560
Pria yang menjadi pelopor berdirinya komunitas DFSK Glory Club Indonesia (DGOCI) 560 ini mengatakan, jikalau ingin melakukan penambahan part custom atau modifikasi pada DFSK Glory 560 baik di sektor luar, interior maupun audio juga terlihat sangat menarik.
“Pada mobil yang saya miliki ini misalnya, saya cukup menambahkan bodykit, seal plate ditambah lagi dengan lapisan carbon kevlar yang terbungkus pada bumper depan, side skirt dan bumper belakang sudah terlihat menarik. Apalagi jikalau pemilik mobil ini gemar modifikasi, tentu banyak perubahan-perubahan yang bakal d