Penampilan Ciamik “Barbie Brio” Milik Gadis ‘Wong Kito Galo’

iamautomodified.com, PALEMBANG – Modifikasi Honda Brio berkelir pink magenta ini merupakan kreasi gadis ‘wong kito’ yang menggemari bidang seni. Hatchback buatan Honda di 2017 lalu ini menjadi sebuah pilihan Dwi Margaretha, sang owner untuk diterjunkan dalam kontes modifikasi Indonesia Automodified (IAM) Palembang 2021.
Mengusung konsep static, mobil berjuluk “Barbie Brio” ini telah dibubuhi berbagai perangkat kastem yang tersemat di sekujur bodi mulai dari depan, sisi hingga bagian buritan.
Setidaknya gambaran modifikasi pada “Barbie Brio” ini mencerminkan sebuah karakter serta hobi si empunya. Tengok saja mulai dari tampilan luar sampai bagian dalam yang dibuat senyaman mungkin agar gadis itu makin betah menunggangi ‘si Barbie’ tersebut.
Jika dilihat secara tampilan, mobil ini memang cukup mumpuni untuk didandani dengan berbagai gaya. Dwi Margaretha hanya menambahkan full bodykit add on Modulo yang dibubuhi lips kastem serta sunroof dari Webasto membuat tampilan Brio ini kian sporty.
“Mobil ini warna dasarnya putih kemudian saya repaint dengan warna pink magenta, sesuai warna kesukaan saya,” ucap gadis penyuka seni ini kepada IAM, Sabtu 27 Maret 2021.

Melongok ke bagian dalam, jok mobil ini sudah dibaluti dengan full interior suede dari MBtech Superior. Berbagai aksesori khas perempuan juga tak luput dari pantauan sang owner mulai dari minibar sederhana di bagian dashboard, aksesori seatbelt serta bantal yang berfungsi untuk kenyamanan penumpang.
Untuk kaki-kaki, Dwi (sapaan akrabnya) hanya mengganti pelek bawaan Brio dengan pelek Work Meister berukuran R17″ dengan penambahan airsuspensi dari Airlux sebanyak 2 titik.
Bagi gadis penyuka seni dan musik ini belum lengkap rasanya jika mobil tersebut tak dilengkapi dengan perangkat audio. Dandanan kosmetik audio yang terbenam di bagian buritan itu dijejali dengan full Venom.
Untuk sub woofernya, Dwi menggunakan Venom Diablo 2 buah, 1 buah power monoblock dan 1 buah power 4 channel dari Venom Diablo. Kemudian perangkat lain seperti kapasitor, speaker split, coaxial dan midrange 3″ juga menggunakan Venom Diablo.

“Kalau untuk monitor TV, saya menggunakan 1 buah TV Android 9 inchi dan 4 pcs TV Android berukuan 7 inchi,” tukas gadis yang tergabung dalam Klub Brio Project Palembang ini.
Sementara untuk performa di sektor engine, sang owner hanya menambahkan muffler dari Rspeed agar tarikannya lebih nyaman. Diakuinya, “Barbie Brio” yang ditampilkan di ajang ini merupakan bentuk apresiasi serta antusias Dwi Margaretha untuk mengikuti event modifikasi IAM berskala internasional tersebut.
“Saya pertama kali terjun di event IAM HIN ini. Intinya selain untuk mengekspresikan jiwa seni dan menjalin pertemanan, saya juga ingin menambah ilmu modifikasi dari beberapa mobil yang ditampilkan,” ucap Dwi.
Dwi juga berharap agar kontes modifikasi di Kota Palembang ini diadakan setiap tahunnya agar para modifikator di wilayah ini semakin berkembang. “Semoga semakin sukses dan kembali mengadakan event seperti ini,” tuntasnya.