Tampil di IAM Surabaya 2021, Modifikator Asal Banjarmasin Boyong Agya Custom Kit Pandem

iamautomodified.com, SURABAYA – Pada gelaran Indonesia Automodified (IAM) Surabaya yang berlangsung di Lenmarc 10-11 April 2021, Kenzie Autowork, modifikator asal Banjarmasin menunjukkan kreatifitas dan inovasinya lewat Toyota Agya buatan tahun 2015 yang sudah dikastem dengan konsep street racing.
Perawakan bodi citycar ini sudah mengalami perubahan secara ekstrim, mulai dari eksterior dan interior. Rombakan paling menonjol yang dilakukan Heru, sang modifikator Kenzie Autowork Banjarmasin, di sektor luar yakni dengan melakukan body convertion dari 4 pintu menjadi 2 pintu kemudian penyematan kit pandem ala rocket kelinci.
“Pada Toyota Agya ini, kita sudah merombak total bodykit. Yang masih orsinil yaitu hanya atap sama kaca depan-belakang, yang lainnya sudah kita kastem. Sebenernya kita ingin menghilangkan kesan Agya, kita buat mobil ini jadi lebih gemuk,” papar Heru, saat dikonfirmasi IAM, Sabtu 10 April 2021.

Pilar B sudah dibuat mundur sekitar 10cm, bawaannya 4 pintu dirubah 2 pintu. Kemudian, warna dasar Agya yang awalnya putih direpaint menjadi hijau ditambah guratan grafis airbrush.
Di sektor pencahayaan, mobil ini sudah mengalami perubahan. Headlamp depan memakai lampu Toyota Yaris dan lampu belakang memakai Fortuner. “Kalau untuk painting kita pakai bahan siken ditambah airbrush grafis bertema abstrak,” tukas Heru.
Modifikasi yang dilakukan Heru bersama mekanik lainnya ini terbilang ekspress. Lantaran mereka mengejar waktu agar bisa mengikuti event IAM Surabaya ini. “Kalau pengerjaannya terbilang singkat yaitu hanya 3 bulan, dengan menguras budget sekitar 350-400 jutaan,” katanya.

Masuk ke sektor mesin, Toyota Agya ini sudah mengalami swap engine dengan membenamkan Toyota 4EFTE Manual 5 speed. Ditambah lagi dengan penggunaan turbo Intercooler, engine management stand alone ECU, serta NOS System.
“Kita merubah turbo bawaannya Agya karena powernya terlalu kecil. Nah dengan swap engine ini kita besarkan tenaganya,” ucap Heru.
Kemudian kaki-kakinya diperkuat dengan penyematan pelek Work Euroline R19″ depan et 10 belakang 11,5 yang dibungkus dengan bas Accelera berukuran 245/35/R19″. “Kita juga sudah melakukan radius fender depan naik 4cm dan belakang 6 cm. Untuk headernya kita pakai piping stainless,” jelasnya.

Melongok ke sektor bagian dalam, Heru juga mencopot jok bagian belakang dan diganti dengan seperangkat audio system. Sementara jok kemudi dikastem dan dibalut dengan MBtech motif karbon ditambah dengan seatbelt Takata 4 titik, setir dari Sparco ditambah lagi dengan perangkat tachometer dari Greddy.
Dandanan kosmetik audio yang dipersembahkan Kenzie Autowork ini mengacu pada konsep Sound Pressure Load (SPL) dengan menggunakan full Embassy sub woofer 2 pcs, speaker split 6pcs, depan 2 belakang 4, 3way di pilar.
Melalui keikutsertaannya di ajang IAM Surabaya 2021 ini, Arief Ichwansyah sang owner merasa cukup puas lantaran bisa menampilkan inovasi dan kerativitasnya. Namun, Ivan (sapaan akrabnya) mengakui tak mau ‘sesumbar’ lantaran kompetitor yang ia hadapi cukup berat.

“Sebetulnya, kami sengaja mengikuti event IAM di Surabaya ini bukan semata-mata untuk bersaing. Tapi lebih kepada belajar dan mencari ilmu, bertukar informasi bagaimana modifikasi yang baik dan benar,” tutur Ivan, kepada IAM.
Ivan juga tidak menargetkan apapun dalam event ini. Adapun jikalau penghargaan yang dihasilkan nantinya dianggap sebagai bonus.
“Kalau saya pribadi hanya ingin mencari ilmu, pengalaman serta memperbanyak relasi serta teman-teman, dengan harapan semoga saat kita pulang ke Banjarmasin ada effort baliknya baik secara mobil maupun untuk bengkel,” selorohnya.