Satukan Hobi, E-46ID Rombak BMW M3 Berkonsep Elegan, Proper dan Natural

iamautomodified.com, BOGOR – Modifikasi BMW seri 3 E46 milik om Awalludin ini tampil memukau, proper dan natural. Rombakan di sektor luar yang sangat rapih dan presisi membuat mobil ini dianugerahi 5 buah penghargaan bergengsi di ajang kompetisi modifikasi IAM Puncak 2021, antara lain Best BMW Players, Best Sedan Players, Editors Choice Award, Best Bodykit serta The Best European Modified Car Players.
Meski terbilang perdana tampil pada kompetisi modifikasi Indonesia Automodified (IAM) ini, namun ekspektasi yang dilakukan sang owner pada mobil besutannya sangat maksimal dan syarat akan kenyamanan dan performa.
“Saya membangun BMW ini awalnya dari temen yang selalu memberikan masukan positif. Katanya, kalau mau main BMW tua yang bandel dan simpel itu seri 3. Makanya saya beli BMW seri 3 keluaran tahun 2001 ini, mesinnya masih e43,” tutur Awalludin, sang owner.
Dia juga mengatakan, saat ini BMW tersebut sudah dilakukan swap engine dari e-43 ke e-44. Untuk total biayanya Awalludin telah menguras kocek antara Rp400-500 juta secara bertahap.

“Saya mulai rombak mobil ini pada bulan Januari lalu dan selesai modif September ini. Makanya di event IAM HIN ini kita tampil perdana. Di klub E-46 ID chapter Bekasi saya terbilang baru, intinya buat ngangkat nama klub e-46ID. Kebetulan saya sudah setahun jadi korwil e-46ID di Bekasi,” paparnya.
Dia juga berharap melalui keikutsertaannya di IAM Puncak 2021 adalah untuk memeriahkan kembali dunia otomotif biar lebih menggeliat dan gak harus menang. Intinya, om Awal ingin bangun mobil yang proper tapi tetap asik dilihatnya.
“Pada intinya saya senang hasil kerja keras kita selama ini bisa dihargai, berarti seperti inilah yang mereka suka,” katanya.
Bicara soal modif, mobil yang awalnya berwarna silver ini direpaint ulang menjadi warna orange BMW sport terbaru. Untuk joknya menggunakan OEM MS sport orsinil yang diorder dari Batam.
“Karena saya suka mobil yang proper, makanya mulai dari tampilan luar, kaki-kaki dan interior acuannya M3-E46, lumayanlah berburu materialnya,” tandasnya.

Sementara itu, Wendi Suharmoko selaku orang kepercayaan om Awalludin dalam mengonsep BMW M3 ini menambahkan bahwa yang diinginkan adalah E46 proper, jadi circlenya ke Mas Harun untuk bikin E46 dengan 4 pintu.
“Kita pengen mobil ini terlihat natural, akhirnya kita bangun kerjasama dengan mas Raihan dari Chambergeng. Kemudian untuk pemilihan velg saya serahkan ke Dimension Garage. Kita pengen mobilnya euro banget, dilihat dari depan sampai belakang itu manis, mulai dari pemilihan widebodi, velg, paint full repain, serta nat bodi yang natural,” urai Wendi.
Karena tujuan Wendi setelah tampil di HIN ini, E46ID akan diterjunkan di event ELITE, agar lebih eksis lagi di dunia event modifikasi.
Kaki-kakinya diperkuat dengan velg BBS LM 3 pieces dengan lebar depan 10mm, belakang 11mm. Kemudian untuk sistem pengeremannya menggunakan BBK M4, yang dicomot dari BMW M4 untuk depan 4 port dan belakang 2 port.

Lalu untuk airsuspensinya mengunakan Airlux Managemen 2p, ban sih standar tapi sudah diseset. Untuk Fitmen correction Wendi serahkan ke Mas Teguh, agar mobil ini nyaman dikendarai dan tidak ‘ngangkang’.
“Jadi untuk kaki-kakinya ke Dimension Garage, untuk painting dan natural wide bodinya ke Paduka Auto Garage. Tujuannya, kita mau bengkel semuanya terkoneksi dan tidak terputus. Jadi, antara Dimension dan Paduka saling koreksi, jadi bakalan satu konsep, mereka gak akan kemana-mana,” jelas Wendi.
Kemudian untuk pemilihan warna, Wendi kembali menyerahkan ke sang owner, tapi tetap memberikan acuan. Kebetulan om Awal, lanjut Wendi, memilih warna Shakir Orange yang juga merupakan warna dari BMW individual.
“Akhirnya saya kembali ke bengkel Paduka untuk memberikan opsi warna yang agak terang, jadi lebih ke arah elegan. Pada sektor interior, jok dan doortrim full satu set BMW individual, speedometer M3, Shiftknop. Nah, untuk audionya juga harus terlihat manis dan rapi, sayapun langsung tertuju ke bengkel audio Tio Sunjaya,” jelas Wendi.

Beralih ke sektor engine, BMW E46 ini sudah mengalami engine swap dengan basic 4 silinder. Wendi gak ingin merubah tetap 4 silinder tapi diatasnya.
“Artinya, Mesin inikan pakai E43, lalu kita ganti mesin jadi Z3 dari SOHC jadi DOHC, jadi swap dari M43 ke M44 lalu kita dastek. Setelah itu, transmisi juga diganti dari 4 speed ke 5 speed, tujuannya buat ngimbangin power. Untuk finishingnya saya serahkan ke HD Car Care untuk memproteksi tampilan,” urai Wendi.
Sebagai informasi, Klub E-46ID merupakan klub para penggemar mobil khusus M3 yang sudah mencapai ribuan member di seluruh Indonesia. Sementara untuk chapter Bekasi sudah mencapai 40 member.
“Om Awalludin ini merupakan salah seorang penggemar mobil BMW yang berjiwa muda. Meski baru tergabung, beliau begitu bersemangat dan berani tampil beda.