Baleno Owners Society Nyatakan Puas Ikut Kontes Modifikasi IAM Jakarta, ini Alasannya!

iamautomodified.com, JAKARTA – Guna menjalin silaturahmi antar sesama pecinta modifikasi, Baleno Owners Soziety (BOS) turut berpartisipasi di ajang bergengsi Indonesia Automodified (IAM) X IIMS Motobike Show yang diselenggarakan di Senayan Park (SPARK), Jakarta, 27-28 November 2021.
Di ajang perdananya ini, klub pecinta Suzuki Baleno ini menerjunkan 3 mobil andalannya dengan konsep modifikasi cutting sticker. Ketiga mobil tersebut ada yang memamerkan karakter super hero, kartun Jepang serta stiker full body dengan penambahan stiker IAM pada masing-masing mobil.
Ketiga Suzuki Baleno yang tampil di ajang IAM Jakarta 2021 ini ada yang keluaran tahun 1997, tahun 2000 dan tahun 2002. Salah satu mobil berkarakter super hero, Spyderman disinyalir sebagai tokoh pahlawan yang disukai oleh anak sang owner.
Tokoh ini pulalah yang menginspirasi Benny (sang owner) dalam memodifikasi Suzuki Baleno lansiran 2002 miliknya. Tak ada penambahan berarti di sektor luar selain balutan cutting sticker. Namun ubahan tersebut justru dapat membuat Baleno ini terlihat nyentrik.

Alhasil, keikutsertaannya di event IAM Jakarta 2021 ini, BOS berhasil meraih sebanyak 3 trophy The Best, antara lain Best Stick on Graphic, Third Place IAM Rep dan The IAM Rep.
“Awalnya memang mobil ini saya tujukan untuk menyenangkan anak saya dengan karakter gambar yang disukainya. Namun, lama-kelamaan saya tambahkan beberapa perangkat custom secara bertahap agar bisa dinikmati harian,” jelas bang Koboy, sapaan akrabnya kepada IAM, Sabtu 27 November 2021.
Ubahan lain untuk mempercantik tampilan terdapat pada kakikaki. Boy mengganti pelek standar dengan MAI berukuran R17″, yang dibalut dengan ban Bridgestone ukuran 240/45 untuk depan-belakang. “Selain itu, saya juga sudah potong per setengah ulir, agar terlihat sepadan,” kata dia.
Di sektor interior, Boy hanya menambah perangkat hiburan seperti custom box bagasi, head unit JVC, power monoblok Venom, 2 buah subwoofer JBL, dan 1 buah power 4channel dari Venom.

Untuk mewujudkan modifikasinya, pria ramah yang juga selaku Ketua Umum Baleno Owner Society ini rela merogoh kocek sebesar Rp42 juta untuk merubah Baleno dari standarnya.
“Total keseluruhan habis Rp42 jutaan lah, modif sticker Rp.15 juta, pelek Rp.7 juta, audio Rp.10 juta, dan interior 10 juta. Kedepannya saya juga kepingin pasang airsuspensi, tapi itu nanti bertahap,” urainya.
Terjun di event ini, kata Benny, selain ingin bersilaturahmi dengan para modifikator lainnya, Baleno Owner Society juga kepingin ‘ngalap ilmu’ soal modifikasi yang baik dan benar, karena di event ini banyak modifikasi yang kesemuanya sangat mumpuni.
“Indonesia Automodified adalah ajang kontes modifikasi berkelas, susunan acaranya bagus, serta pemilihan lokasinya gak kumuh, hanya saja faktor cuaca yang kurang bersahabat. Ya, namanya kontes yang penting ‘fight’ dulu, bicara menang soal belakang,” ungkapnya.

Sejauh ini, lanjut Boy, BOS hanya mengikuti kontes modifikasi lokal seperti Aniversarry HJCI dan kontes modifikasi di Tangerang Selatan. “Di event itu mobil ini sempat meraih The Best Cutting Sticker dan The Best Superhero karakter,” ucap pria yang juga penyuka reli ini.
Boy juga berharap melalui kompetisi ini, kreatifitas akan terus berkembang dan melahirkan ide modifikasi lebih canggih, sehingga bisa melangalahkan negara tetangga.
“Mudah-mudahan dunia otomotif dan modifikasi akan terus maju, UMKM bisa kembali berjalan dan event IAM jadi lebih baik dan lebih top. Untuk BOS sendiri, semoga jadi panutan di jalan raya, kembangkan modifikasi secara apik, rapih dan inspiratif,” tutup Benny.