Gahar! Neo Satria Berkonsep Racing Style Sabet Dua Trophy Terbaik

iamautomodified.com, KUALA LUMPUR – Hatchback sporty asal Malaysia, Proton Neo Satria kembali melakukan eksistensinya di kancah modifikasi Asia Tenggara International Automodified (IAM) yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC) pada 12-13 Mei 2022.
Dalam kompetisi tersebut, hatchback garapan modifikator Neo Satria ternama di Malaysia, Narrock Garage, berhasil meraih dua penghargaan terbaik yakni Hottest Engine Bay dan The Four Fighter. Lantas, apa yang jadi istimewa dari Neo Satria ini hingga mendapatkan raihan tersebut?
Besutan paling diandalkan Narrock pada hatchback ini adalah pada sektor engine, Narrock telah berhasil melakukan swap engine Mitsubisi Mivec dengan Forg 93.
“Jadi kalau kita lihat, head (kepala mesin) dibalikan dan intakenya di belakang, di atas gearbox. Dibuat seperti itu agar berbeda dari yang lain,” tutur Narrock, saat ditemui IAM, 13 Mei 2022.

Kemudian untuk tampilan luarnya, lanjut Narrock, dibaluti bodypainting bertemakan ‘Urban Green’ berhias loreng khas Malaysia. Kemudian, untuk menambah kesan racing Narrock melengkapi dengan bodykit depan-belakang berlapis carbon kamuflase.
Hal itu uga diperkuat dengan penampilan pada sektor kaki-kaki yang menggunakan velg K1 Racing yang terbilang langka di pasaran. “Part ini sangat sulit dicari, untuk ukuran 15″, offset 20mm,” ucapnya.
Narrock mengkalim bahwa konsep modifikasi pada Neo Satria ini menjadi mobil satu-satunya di Malaysia.”Istilahnya ‘The Only One in Malaysia’ lah. Kebanyakan orang yang kenal Narrock, hanya satu inilah di Malaysia,” ucap pria ramah ini.
Di Malaysia ini, kata dia, pengerjaan Neo Satria hanya Narrock Garage yang dikenal bisa mengerjakan konsep modifikasi seperti ini.

“Saya buat Neo Satria ini khusus bagi para pengguna dan pecinta Neo Satria, jadi saya buat mobil itu sampai ke tahap akhir,” jelas Narrock.
Ide maupun konsep dari modifikasi yang ditampilkan memang sepenuhnya rancangan miliknya. “Akan tetapi inspirasi serta konsep modifikasinya tetap mengacu ke Amerika dan Thailand sebagai kiblat modifikasi,” katanya.
Karena menurut Narrock, modifikator/builder di Malaysia masih kurang yang bisa mendandani mobil seperti ini. Karena kedua negara itu (USA dan Thailand) pertumbuhannya pesat dan modifikasinya keren-keren. “Berbeda dengan Malaysia, kebanyakan hanya bertumbuh dan berkembang saja tapi belum sempurna,” ucapnya.
Untuk keseluruhan modifikasi seperti ini, kata Narrock, total budget yang dikeluarkan sekitar RM100.000 atau setara dengan Rp340 jutaan.
“Untuk modifikasi mesin saja dengan performance yang mumpuni bisa diangka RM50.000 atau Rp120 juta, sementara untuk tampilan luar seperti pemasangan full bodykit diangka RM13.500 atau setara dengan Rp42 jutaan.