FD Squad Indonesia Suskes Pertahankan Kejayaan Civic FD Hingga 13 Tahun

iamautomodified.com, JAKARTA – FD Squad Indonesia menjadi salah satu klub mobil pengguna dan pecinta Honda Civic FD yang sangat fenomenal. Keberadaaan klub ini tak hanya eksis di dalam negeri, tapi sudah merambah hingga ke luar negeri.
Cikal bakal klub ini diciptakan sebagai suatu wadah bagi para pencinta Civic generasi 8 di zamannya. Tepat di tanggal 17 Oktober 2010, FD Squad Indonesiapun dicetuskan. Di tahun tersebut, boleh dibilang Civic ini merupakan mobil di kelas medium.
“Karena belum cukup banyak orang yang memiliki mobil di kelas itu, makanya kita membentuk satu wadah dengan nama FD Squad Indonesia. Jadi belum terbentuk chapter, baru Jakarta. Jadi benar-benar yang cuma ada di Indonesia gitu karena kita mencakup semuanya,” urai om Haryanto, salah seorang founder FD Squad Indonesia.
Dan di 2010 itu, katanya, baru ada beberapa member dan cakupannya hanya ada 5 kota di Indonesia, seperti Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya dan Semarang. “Jadi waktu itu, cuma ada 5 cakupan member bukan 5 kota, dan baru ada sekitar 50 mobil,” ujarnya.

Klub ini hadir dengan tujuan untuk mengumpulkan seluruh pencinta dan pengguna Honda Civic generasi 8 agar bisa saling sharing, saling memberikan informasi dan edukasi seputar mobil.
“Maksudnya, jika mereka ingin modifikasi mobil itu enggak salah jalan atau tertipu oleh workshop-workshop yang tidak bertanggung jawab, karena 98% member saya pernah kecewa,” tandasnya.
Nah, dengan adanya saling sharing, semuanya bisa saling support karena dari member-meber disini semua punya bisnis dan usaha yang berbeda, sehingga semua bisa saling support dan saling cover jika muncul suatu masalah.
Seiring berjalan waktu hingga di tahun 2023, untuk di Jakarta sendiri sudah terangkul sekitar 60 anggota. Sementara di Indonesia sudah berhasil merangkul hingga 600 sampai 700 member FD Quad.

“Biasanya, kalau kita mengadakan kegiatan touring atau mengadakan charity. Dari pihak prinsipal sudah enggak support, karena bisa dibilang Civic generasi 8 ini kan mobilnya lebih lama gitu, sedangkan prinsipal sendiri hanya mensupport mobil-mobil baru. Nah, kalau kita mengadakan charity itu semuanya murni dari dompet kita sendiri untuk baksos dan donasi, jadi dari klub untuk ke masyarakat. Makanya, kita ada iuran kas bulanan yakni sebesar Rp. 50.000,” jelas Haryanto.
Sedangkan untuk biaya registrasi member FD Squad Indonesia, itu sebesar Rp. 300.000. Dengan biaya tersebut, mereka akan mendapatkan benefit yaitu kartu anggota termasuk dengan E money dan dapat kemeja.
Nah, yang paling spesial di tahun 2023, FD Squad Jakarta bisa merayakan anniversary nya yang ke-13th di acara kontes modifikasi IAM Jakarta. “Ini bisa dibilang salah satu kebanggaan buat kita sendiri, karena di acara ini begitu berkelas, kita bisa dikasih space selama 30 menit untuk potong tumpeng dan merayakan anniversary kita gitu,” seru Haryanto.

Untuk member-membernya sendiri, sebenarnya mereka sudah all out. Member FD Squad memiliki Honda Civic itu sebenarnya bukan cuma buat modif semata, tapi memang dijadikan mobil hobby, sehingga lebih sering di garasi rumah daripada di jalan.
“Makanya kebanyakan yang ikut di event ini semuanya sudah benar-benar siap, akhirnya ya kita sama-sama buat mejeng dan ikut berpartisipasi,” ujarnya.
Dan yang paling membanggakan lagi ikut di event International Automodified Jakarta 2023, FD Squad Indonesia berhasil mendapatkan piala Ultimate Club Theme, Team Spirit Award serta Daikoku Futo PA.

“Menurut saya, ini benar-benar trophy yang paling kita banggakan untuk FD Squad Indonesia, terimakasih IAM,” seru Maradona.
Bicara menyoal touring, hampir seluruh Pulau Jawa sudah diterabas oleh klub ini. Terakhir mereka sudah menjelajah dari Madura ke Palembang, kemudian dari Jakarta ke Mojokerto hingga Denpasar-Bali.
“Kedepannya kita akan gelar touring ke Labuan Bajo, dengan rute dari Jakarta menuju Surabaya, lalu naik kapal sampai ke Labuan Bajo dari Labuan Bajo kita touring lagi sekaligus bikin video. Nah, itu tantangan kita nanti dan semoga tahun depan bisa terlaksana,” pungkas Haryanto.