Luxio Mendem Kangen: Luxury Van Rasa Studio Musik dan Bioskop Berjalan, Juara Kontes dan Hatiku!
iamautomodified.com, SURABAYA – Dunia modifikasi kembali diguncang! Bukan karena mobil balap atau supercar eksotis, melainkan sebuah Daihatsu Luxio tahun 2012 yang telah menjelma menjadi simfoni bergerak, sebuah karya seni hidup bernama “Luxio Mendem Kangen”.
Dimodifikasi sejak tahun 2017 oleh tangan-tangan kreatif dari IMP, Luxio ini telah menyabet piala terbanyak, dan yang paling membanggakan adalah saat meraih gelar The KING di salah satu event lokal di Surabaya.

Dari sekian banyak perubahan, Asrul Agung, sang owner yang akrab disapa Asrul Yahoo, menyebut bahwa interior adalah bagian paling favorit.
“Dari keseluruhan modifikasi, yang paling saya suka itu interiornya. Banyak juga sih, total modif sekitar 250 juta, cuma interior aja bisa kisaran 50 jutaan,” ungkap Asrul sambil tersenyum puas.

Sementara Erwin, sang builder IMP mengaku bahwa tingkat kesulitan pengerjaanya yaitu pemasangan kayu. “Panel-panel saya pakai kayu jati asli, bukan sekadar water printing. Bahkan lantai pakai granit impor dari Italia, digrafir sendiri karena saya memang usaha di bidang itu,” jelas Erwin.
Bagian audio jadi senjata utama entertain di dalam kabin. Dengan head unit Kenwood DDX 418 BT, ditopang processor Venom VPR2 MK II, subwoofer DB Drive WDX5 12”, dan speaker 3-way, midbass, hingga tweeter horn pro, suara yang dihasilkan bukan sekadar lantang, tapi membelah jiwa. Dan semua ini tak lepas dari tangan dingin Erwin, modifikator dari IMP.

“Konsepnya entertain, tapi tetap daily use. Makanya air suspension kita pasang, biar nyaman tapi tetap bisa libas jalanan rusak. Mobil ini multifungsi, buat kontes modif, kontes audio, sampai harian. Bahkan jalan ke Bali pun tanpa towing!” jelas Erwin dengan bangga.
Tak tanggung-tanggung, di dalam kabin tersedia monitor 32”, monitor 9”, karaoke set dengan mic, DJ controller, PlayStation 5, hingga laptop untuk hiburan total keluarga. Semua terbungkus rapi dengan interior yang dilapis MB Tech, dashboard wood panel, dan tirai elektrik.

Soal tampilan luar? Jangan kira dibiarkan polos. Air suspension dari Aireve, velg MAE grafir, hingga bodykit custom dengan repaint orange candy yang membakar mata.
Semua bersatu dalam satu harmoni visual yang memikat juri, sekaligus membuat penonton terpukau.

“Kalau sektor mesin belum kami sentuh, tapi itu next project. Karena kami ingin Luxio ini naik level lagi, nggak cuma di interior dan eksterior, tapi juga performance!” pungkas Asrul bersemangat.
Tak heran jika Luxio Mendem Kangen dijuluki sebagai bioskop berjalan rasa hotel bintang lima. Ini bukan mobil biasa. Ini karya seni. Ini adalah pernyataan hidup seorang modifikator sejati.