Ketika Sang Legenda Berlabuh di Asia: Mr. Hot Wheels Goes to Indonesia!
iamautomodified.com, JAKARTA – Gemuruh antusiasme para kolektor, dan aroma nostalgia dari diecast-diecast lawas seolah memenuhi udara di Papa Bro cafe, Jakarta.
Di sanalah, sejarah kecil tapi bergemuruh lahir cetusan: Mr. Hot Wheels Goes to Asia, dan tak tanggung-tanggung — Indonesia bakal menjadi satu-satunya tuan rumah di benua ini.

Yang datang bukan sembarang tamu. Ia adalah sosok yang namanya telah melekat di lintasan imajinasi jutaan anak di seluruh dunia: Larry Wood, sang maestro di balik desain-desain legendaris Hot Wheels.
Di usia senjanya, 88 tahun, sang kreator akhirnya akan menjejakkan kaki di Asia — for the very first time in his lifetime.

“Ini akan jadi kali pertamanya Larry datang ke Asia, yakni di acara event IDS pada 14-15 Februari 2026 mendatang. Sekali seumur hidup,” ujar Vero, penyelenggara International Diecast Show (IDS), di Jakarta, Minggu (02/11)
Suara musik, dentingan velg mini, dan obrolan para kolektor memenuhi ruangan. Nantinya ada yang membawa Ferrari, ada pula yang memamerkan Bone Shaker — dua ikon yang menjadi favorit Larry sendiri.
Tak hanya sekadar pameran, ajang ini menjelma jadi perayaan jiwa anak kecil dalam tubuh orang dewasa. Ada gala dinner eksklusif, tiket VIP, dan area event park yang jadi spot favorit pengunjung. Namun yang paling ditunggu: sesi custom judging, di mana Larry Wood sendiri yang menilai karya para kreator tanah air.

“Ini acara kick-off. Nanti akan ada lagi di awal tahun, lebih besar, lebih ramai,” tambahnya dengan nada optimistis.
Tak kurang dari sepuluh komunitas diecast bergabung, terutama dari kalangan PW (Play With) yang dikenal memiliki koleksi vintage langka.

Namun yang membuat suasana makin megah adalah satu fakta sederhana: tidak ada negara Asia lain yang kebagian. Hanya Indonesia. Negara-negara tetangga justru berbondong-bondong datang ke Jakarta demi menyaksikan sang legenda hidup dari dekat.
Harapannya pun sederhana, namun penuh makna. “Semoga makin ramai, makin buyuk (heboh), dan dunia tahu — komunitas Hot Wheels Indonesia bukan main-main,” ujar Vero mengakhiri perbincangan.

Dari Balai Kartini, semangat miniatur roda itu bergulir. Dan di balik kilau logam kecil itu, tersimpan cerita besar: tentang mimpi masa kecil yang menua bersama waktu, tapi tak pernah kehilangan tenaga untuk berputar.