VIP Style Bukan Sekadar Mahal, Ini Seni Bertahap! Alang ‘Mr. VIP Style’ Pamer Myvi Berjiwa Galeri di ROAD2IAM 2026 Sepang
iamautomodified.com, SEPANG, MALAYSIA — Di tengah gegap gempita Car Show ROAD2IAM 2026, satu mobil mencuri perhatian bukan karena suara mesin atau warna mencolok, melainkan karena cerita di balik setiap detailnya. Dialah Alang, sosok yang dijuluki Mr. VIP Style, yang menghadirkan modifikasi bukan sekadar kendaraan melainkan karya seni berjalan.
Mengusung Perodua Myvi generasi ketiga tahun 2018, Alang menegaskan bahwa VIP Style adalah tentang keunikan dan nilai, bukan soal instan. “Kategori VIP Style ini memang pilih barang yang unik dan mahal. Tapi kita buatnya bukan sekaligus. Semua ikut masa ikut idea, ikut modal,” ujar Alang tenang, namun penuh keyakinan.
Berbeda dari modifikator yang memisahkan fokus interior atau eksterior, Alang justru memainkan dua-duanya dalam satu garis konsep. Jika ide interior datang lebih dulu, interior yang dibangun. Saat modal eksterior siap, tampilan luar pun menyusul. “Step by step. Hari ini lain, nanti jumpa lagi lain,” katanya.

Hydraulic Jadi Mahkota, Velg Jadi Artefak
Soal biaya, Alang tak ingin mengikat dengan angka pasti. Namun ia mengungkapkan, anggaran keseluruhan berada di bawah RM50.000. Yang termahal? Tak lain adalah suspensi hydraulic 2-way dari Aerial Brand, merek yang cukup dikenal di Malaysia dan menjadi tulang punggung stance VIP Style miliknya.
“Yang kedua termahal adalah spoke rim,” ungkapnya. Velg tersebut bukan barang biasa produksinya sudah dihentikan di Jepang. Jumlahnya terbatas, hanya sekitar 100–200 unit di dunia, menjadikannya bukan sekadar velg, melainkan artefak langka dunia modifikasi.

Interior Seperti Dunia Fantasi
Masuk ke kabin, pengunjung seolah meninggalkan dunia otomotif dan masuk ke dunia imajinasi. Alang memainkan LED lighting dengan fungsi siang dan malam, memungkinkan mobil tampil di berbagai kategori mulai dari Best Lighting, Best Extreme, Best Audio, hingga Best Interior.
Konsep interiornya pun tak lazim: ada unsur air, ikan, hingga nuansa hutan dan jungle di bagian belakang. Bahkan, Alang telah merancang tahap berikutnya—menciptakan waterfall dan taman tema Jepang di dalam mobil. Tak berlebihan jika Myvi ini disebut sebagai galeri seni mini di atas roda.

Prestasi dan Kejutan yang Belum Selesai
Dalam perjalanannya mengikuti car show di seluruh Semenanjung Malaysia, Alang telah mengoleksi banyak trofi. Namun satu yang paling berkesan adalah penghargaan “Best of the Best” Perodua Modified di ajang Shah Alam—dengan piala menjulang tinggi, sepadan dengan kebanggaannya.
Meski demikian, Alang menegaskan dirinya belum puas. “Masih ada perubahan yang akan mengejutkan. Akan ada kejutan demi kejutan,” katanya. Termasuk rencana pengerjaan mesin ke depan bersih, unik, dan berbeda, tetap dengan prinsip bertahap.

Mobil, Keluarga, dan Warisan
Di balik semua detail itu, ada sentuhan personal yang menyentuh. Nama Kaisara Mansara, putrinya, tersemat sebagai stiker di bodi mobil. “Asalnya saya buat kereta ini untuk dia seronok. Bila dia nampak kereta ayah dia di jalan atau event, dia gembira,” ujar Alang.
Ke depan, ia berharap bisa menuntun sang anak ke dunia otomotif—bukan ke racing yang berisiko, tetapi ke modifikasi sebagai seni dan hobi yang terjaga.

Misi Lebih Besar dari Sekadar Piala
ROAD2IAM 2026 bukan akhir, melainkan pintu pembuka. Alang menargetkan tampil di event-event besar, termasuk IAM 2026, bahkan merambah luar Malaysia. Baginya, ini adalah misi budaya.
“Saya ingin tunjukkan, di Malaysia ini kita ada kreativitas, ada seni, ada keunikan. Modifikasi ini bukan pembaziran ini kenangan. Duit itu nampak hasilnya,” tegasnya.

Di Sepang hari itu, Alang membuktikan satu hal: VIP Style bukan soal siapa paling mahal, tapi siapa paling punya cerita. Dan di ROAD2IAM 2026, ceritanya baru saja dimulai. Bagi yang penasaran, bisa iuga mengunjungi laman medsos Alang di Mr.VIP Style.