JETOUR T2 Kantongi Lima Bintang ASEAN NCAP, Pertegas Standar Keselamatan SUV di Indonesia
iamautomodified.com, JAKARTA — JETOUR T2 menegaskan posisinya sebagai SUV tangguh berstandar global setelah meraih peringkat lima bintang ASEAN NCAP. Dalam uji tabrak pertama (first assessment), SUV bergaya Rugged Adventure ini mencatatkan total skor 86,50 poin, sekaligus membuktikan kematangan struktur dan sistem keselamatan sejak tahap perancangan.
Hasil tersebut menjadi penanda penting bagi JETOUR T2, yang tidak hanya mengedepankan desain berkarakter dan performa off-road, tetapi juga proteksi menyeluruh bagi pengemudi dan penumpang. ASEAN NCAP sendiri merupakan program penilaian keselamatan kendaraan paling kredibel di Asia Tenggara dengan standar evaluasi ketat.
Dalam pengujian tersebut, JETOUR T2 mencetak skor tinggi di seluruh kategori penilaian, yakni Perlindungan Penumpang Dewasa (AOP) 37,17 poin, Perlindungan Penumpang Anak (COP) 15,94 poin, Bantuan Keselamatan (SA) 17,14 poin, serta Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (MS) 16,25 poin. Capaian ini menegaskan konsistensi performa keselamatan aktif dan pasif yang dimiliki SUV tersebut.

“Pencapaian lima bintang ASEAN NCAP ini merupakan validasi atas filosofi Travel+ kami. JETOUR ingin memastikan setiap perjalanan bersama T2 didukung teknologi keselamatan yang memberikan rasa aman, bukan sekadar mengandalkan ketangguhan mesin,” ujar Peter Zhang, President Director PT JETOUR Sales Indonesia.
Relevansi hasil uji ini semakin terasa di Indonesia, yang didominasi lalu lintas padat dan kendaraan roda dua. Pada kategori Keselamatan Pengendara Sepeda Motor, fitur Blind Spot Detection (BSD) JETOUR T2 bahkan mencatatkan skor sempurna, mencerminkan adaptasi teknologi terhadap karakter jalan di kawasan ASEAN.
Dari sisi keselamatan pasif, JETOUR T2 dibekali struktur bodi dengan rigiditas torsional mencapai 31.000 Nm per derajat, yang berarti membutuhkan gaya setara dua ton untuk memutar bodi satu derajat. Konstruksi ini dirancang untuk mengendalikan deformasi saat benturan. Selain itu, penggunaan 80 persen high strength steel memungkinkan distribusi energi tabrakan dari berbagai arah secara lebih efektif.

Sementara itu, perlindungan aktif dan bantuan pengemudi diperkuat dengan fitur standar seperti Electronic Stability Control (ESC), Anti-lock Braking System (ABS), serta Seat Belt Reminder System (SBR) di seluruh kursi.
JETOUR T2 juga dilengkapi ISOFIX, Pedestrian Protection, serta rangkaian Advanced Driver Assistance System (ADAS), termasuk Forward Collision Warning (FCW), Autonomous Emergency Braking (AEB), Lane Departure Warning (LDW), Lane Keep Assist (LKA), dan Auto High Beam (AHB).
Seluruh teknologi tersebut bekerja secara terintegrasi untuk memberikan perlindungan menyeluruh, baik di lalu lintas perkotaan maupun perjalanan jarak jauh. Raihan lima bintang ASEAN NCAP ini sekaligus menegaskan komitmen jangka panjang JETOUR dalam menghadirkan standar keselamatan tinggi bagi konsumen Indonesia.
Sebagai informasi, JETOUR T2 resmi meluncur di Indonesia pada ajang GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 pada November lalu. Hingga kini, penjualan global SUV ini telah melampaui 400.000 unit, memperkuat posisinya sebagai salah satu model paling diminati di segmen SUV tangguh dunia.