Automaster Engine Care Mulai Terobos Pasar Aftermarket Indonesia

iamautomodified.com, BANDUNG – Salah satu produk perawatan mesin dan bodi Automaster Engine Care berpartisipasi dalam kompetisi modifikasi Indonesia Automodified (IAM) dengan menampilkan aneka produk perawatan mesin.
Automaster merupakan salah satu produk tune up untuk mesin, baik tune up berkala maupun berbagai perawatan chemical. Ragam produk Automaster Engine Care yang ditampilkan di ajang ini ada throttle bodi, carbon piston, engine foam, serta produk perawatan untuk salon.
“Selain untuk mesin, kita juga ada produk perawatan untuk salon seperti engine racing dan tire racing. Kita juga menerima tune up mobil chemical untuk customer,” kata Dedy Kurniawan, Manager Automaster Engine Care kepada IAM.
Salah satu cara perawatan mobil yang wajib dilakukan bagi pemilik mobil adalah melakukan tune up. Apa itu tune up? Sederhananya, tune up dapat didefinisikan sebagai service ringan yang dilakukan pada mesin kendaraan sehingga peforma mobil tetap baik dan tidak menurun.
“Tune up mobil yang biasa dilakukan yaitu konvensional. Dan itu sudah ditinggalkan, kalau konvensional itukan laiknya service kecil seperti ngebersihin busi dan lain sebagainya. Produk saya ini fungsinya untuk tune up mesin ber cc 1000 – 2000 ke atas yang pakai chemical. Kalau orang awam itu bahasanya gurah mesin,” papar Dedy.
Sementara itu, fungsi carbon injector cleaner itu untuk membersihkan ruang bakar. Busi itu diangkat, dibuka terus carbon pistonnya itu dimasukan ke dalam ruang mesin ditunggu sampai 15 menit baru di vakum lagi.

“Nah, chemical ini akan mengangkat kotoran-kotoran yang ada di ruang bakar. Ini fungsinya untuk mengembalikan akselerasi mesin. Jadi selain itu juga kita ada pembersihan injector, Automaster Injector Cleaner,” jelasnya.
Sementara untuk intake nya, lanjut Dedy, juga ada engine foam. Jadi kalau ruang bakar, injector dan intake dibersihkan otomatis mobil tersebut akan terasa seperti mobil baru lagi.
“Tapi itupun mesti berkala. karena ketika mesin tersebut berjalan dan melakukan pembakaran, otomatis performa mesin akan turun kembali, jadi seperti pelumas. Biasanya kalau tune up menggunakan chemical di 5.000 KM, sama dengan ganti oli,” terang Dedy.
Dedy juga mengklaim bahwa Automaster ini sudah banyak digunakan oleh berbagai bengkel dealer APM. “Kalau produk ini sudah 5 tahun digunakan di berbagai dealer APM, tapi ke aftermarket baru 1 tahun ini,” tegasnya.
Saat ini, kata Dedy, beberapa dealer juga sudah banyak yang meninggalkan cara-cara konvensional. Bengkel-bengkel umum sudah mulai mengikuti quick service seperti dealer.
“Nah quick service itulah menggunakan chemical. Kalau untuk yang tune up ini sebenarnya bisa digunakan sendiri, cuma kendalanya pada alat penunjang,” kata dia.