Daihatsu Beberkan Dua Aspek Modifikasi yang Tak Boleh Dilanggar, Apa Saja?

iamautomodified.com, JAKARTA – Ajang kompetisi Daihatsu Dressup Challenge (DDC) final battle yang berlangsung di Ecovention Hall, Ancol, Jakarta pada Sabtu dan Minggu 23-24 November 2019, merupakan sebuah perwujudan ekspresi dan kreasi bagi generasi milenial di Indonesia.
Pihak Daihatsu telah memberi kebebasan kepada para peserta modifikasi yang mengikuti kejuaraan DDC, namun tetap mengusung aspek keselamatan serta kenyamanan.

“Sebetulnya untuk kontes modifikasi yang biasa kita lakukan DDC ini adalah sebuah kreativitas mereka. Jadi, kami memberikan kebebasan kepada mereka konsep seperti apa yang mereka inginkan. Namun, tetap ada batasan-batasannya, seperti aspek safety serta kenyamanannya tidak boleh hilang,” papar Rudy Ardiman, Head of Domestic & Marketing Division, PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) saat jumpa pers di sela-sela acara, Sabtu 23 November 2019.
Kalau mengenai desain modifikasinya seperti apa, lanjutnya, biasanya mereka akan mempelajari formatnya. Tentu dengan melihat tren modifikasi apa yang ramai di kalangan kaum milenial saat ini.

“Mungkin mereka bisa merubah sektor bodykit, interior atau bahkan audionya. Tapi untuk modifikasi ekstrim tidak dapat kita gunakan untuk produksi massal,” imbuhnya.
Menurutnya, pihak ADM juga masih belum memprediksi mobil-mobil modifikasi seperti apa yang bakal diproduksi massal. Karena, kata Rudy, untuk produksi massal itu sangat spesifik dari sektor desain.

“Selain itu, kita juga melihat apakah marketnya ada atau tidak. Karena kan kalau sudah diproduksi secara massal, tentu jumlah produksinya bisa mencapai 1000-2000 an mobil dengan berbagai jenis,” pungkas Rudy.