Begini Cara Daihatsu Kembangkan Produk Ramah Lingkungan

iamautomodified.com, JAKARTA – Daihatsu selalu berupaya memberikan produk terbaik dengan standar kualitas global berteknologi terkini serta turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengembangan produk dengan tingkat emisi serendah mungkin.
Hal ini sejalan dengan Peraturan Gubernur Nomor 66 Tahun 2020, Pemerintah DKI Jakarta yang mewajibkan kendaraan bermotor yang beroperasi di DKI Jakarta, lulus uji emisi Gas Buang kendaraan, dan mulai berlaku sejak 24 Januari 2021 lalu.
Terdapat ada dua cara yang dilakukan oleh Daihatsu dalam mengembangkan kendaraan ramah lingkungan. Pertama, dengan menyediakan fasilitas uji emisi yang terdapat di PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Fasilitas uji emisi ADM telah bersertifikasi internasional dan menjadi satu-satunya fasilitas uji emisi kendaraan hingga Euro6.
“Kami menjamin semua produk Daihatsu memenuhi semua kriteria emisi gas buang, untuk itu ADM memiliki fasilitas laboratorium uji emisi. Di mana laboratorium uji emisi ini satu-satunya yang terlengkap dan pertama di Indonesia yang sanggup menguji sampai kriteria Euro6,” papar Soni Satriya, Executive Coordinator Engineering Division R&D PT ADM.
Berkat kepemilikan fasilitas uji emisi kendaraan tersebut, ADM berhasil menembus pasar ekspor hingga ke 75 negara di dunia mulai dari Asia, Timur Tengah, Afrika, hingga Amerika Latin. Dimana tiap negara memiliki regulasi standar emisi yang berbeda.
Kedua, menerapkan Green Technology secara global pada produk Daihatsu, seperti Super Intelligent Catalyst yang mampu melakukan self regeneration sehingga bebas perawatan.
Soni juga menegaskan, kalau katalis yang konvensional itu performanya akan menurun seiring dengan umur pemakaian. Sedangkan dengan Super Intelligent Catalyst ada teknologi yang akan meregenerasi sendiri tanpa maintenance. “Untuk katalis konvensional pada umumnya diganti setiap 100 ribu kilometer,” katanya.
Selain itu, Daihatsu juga memiliki platform baru yaitu DNGA (Daihatsu New Global Architechture) yang membuat kendaraan memiliki bobot ringan, tangguh, hemat bahan bakar, dan material ramah lingkungan.