IAM Semarang 2021 Nobatkan Dua Peraih The King Players dan Tuners, Ini Dia!

iamautomodified.com, SEMARANG – Kompetisi Indonesia Automodified (IAM) berhasil menobatkan 2 pemenang utama peraih tropi King Tuners dan King Players di ajang IAM Semarang di Pollux Mall Central City, Semarang, Jawa Tengah, pada 30-31 Oktober 2021.
Peraih King Players jatuh kepada modifikasi Honda Accord lansiran tahun 2008 yang ditampilkan oleh Wawan Ground Sindrome. Selain kategori utama yang berhasil direbutnya, Honda Accord garapan Pangunci ini juga berhasil menyabet tropi Best Honda Players, Best Saloon Players, INSTANCE, Hottest ICE Entertainment serta Best VIP GT.
“Alhamdulillah, saya sangat senang sekali bisa berhasil mendapatkan tropi King Players ini, karena memang tujuan Accord ini tampil adalah untuk mengejar The King. Semoga kedepannya kita bisa berpartisipasi lagi,” seru Wawan, saat dikonfirmasi IAM, Minggu 31 Oktober 2021.

Untuk event berikutnya, kata Wawan, Accord ini bakal ada beberapa kejutan untuk modifikasi yang ditampilkan dengan tetap mempertahankan konsep elegan Look.
“Mudah-mudahan nanti bakal ada kejutan spesial untuk rubahan Accord ini, tapi tetap merujuk pada 5 sektor modifikasi yang saya persembahkan,” tandasnya.
Aditya Pradhana, salah seorang dewan Judge IAM juga mengatakan, modifikasi ini sangat ekstensif di semua sektor hingga body conversion, namun tidak mengorbankan kerapihan pengerjaan (fit and finishing).

“Ini adalah salah satu contoh bahwa untuk menjadi King di kategori Players, tidaklah harus modifikasi beraliran ekstrim tapi juga tetap bisa mengikuti tren terkini,” kata Aditya.
Kemudian, peraih King Tuners akhirnya jatuh ke pangkuan Eko Beers Garage yang berhasil menaklukkan para kompetitornya di kategori yang sama. Peraihan itupun disertai dengan tropi bergengsi lainnya seperti Best Honda Tuners, Best Compact Car Tuners, Build to Perfections serta Best Street Racing Tuners.
“Alhamdulillah, lega juga,..akhirnya setelah beberapa bulan upgrade hasilnya memuaskan. Gak sia-sia perjuangan..Saya ucapkan banyak terimaksih kepada dewan Judge IAM yang sangat selektif dalam menilai mobil ini. Ternyata, mobil detail disini sangat dihargai,..terimakasih..terimakasih..,” ucap Eko terbata-bata kegirangan.

Aditya menanggapi bahwa Honda Jazz berjubah Hijau Toska ini memiliki fit and finishing yang baik dan overall build (konsep serta aliran modifikasi mobil serta fokus terhadap aliran yang dipilih pada kesemua sektor) memiliki akumulasi poin paling banyak pada scoresheet IAM, dan mobil ini merupakan manifestasinya.
Dengan modifikasi lengkap di ketujuh sektor, kata dia, mobil ini memiliki modifikasi yang ekstensif, terfokus, sekaligus memiliki kualitas pengerjaan yang sangat baik.
“Hal ini membuktikan bahwa untuk menjadi King di IAM tidak melulu soal variable atau kuanitas modifikasi disana-sini, namun juga kerapihan pengerjaan, fokus dan ekspektasi peningkatan performa terhadap aliran yang dipilih, terutama untuk kategori Tuners,” pungkasnya.