Pro7 Pamer Teknologi Lampu Laser di IAM Surabaya 2026, Siap Tancap Gas ke Pasar Asia
iamautomodified.com, SURABAYA — Produsen lampu modifikasi kendaraan Pro7 kembali menunjukkan eksistensinya di ajang International Automodified (IAM) Surabaya 2026 dengan membawa sejumlah inovasi di sektor pencahayaan kendaraan.
Kehadiran Pro7 di pameran modifikasi ini disambut antusias tinggi, terutama karena Surabaya menjadi salah satu basis penting pengembangan pasar mereka.
Marketing Pro7, Dhani Agung Firdaus Setiawan, mengatakan partisipasi tahun ini terasa lebih meriah dibanding sebelumnya. Selain memperkuat branding, Pro7 juga membawa sejumlah ikon modifikasi yang menjadi daya tarik pengunjung, salah satunya Toyota Innova diesel 1GD milik Pangeran Taboy.

Menurut Dhani, Pro7 kini tidak hanya fokus menjual lampu, tetapi juga membangun ekosistem modifikasi yang lebih luas dengan merangkul komunitas dan pemilik kendaraan yang membutuhkan solusi pencahayaan optimal.
“Modifikasi itu bukan hanya soal tampilan, tapi juga fungsi. Banyak kendaraan yang butuh pencahayaan lebih maksimal, terutama untuk kondisi jalan tertentu, dan di situ Pro7 hadir sebagai solusi,” ujar Dhani di sela IAM Surabaya 2026, Minggu (21/6).

Ia menjelaskan, salah satu pembeda utama Pro7 dibanding kompetitor adalah teknologi laser pada sistem bilik lampu (billet) yang mampu menghasilkan pencahayaan lebih presisi tanpa mengganggu visibilitas pengendara dari arah berlawanan.
Teknologi ini juga dirancang adaptif terhadap kebutuhan konsumen, seperti untuk wilayah berkabut atau daerah dengan intensitas hujan tinggi yang umum terjadi di Indonesia.

Tak hanya mengandalkan teknologi, Pro7 juga menawarkan kemudahan instalasi lewat sistem plug and play pada beberapa produknya. Hal ini memungkinkan pengguna melakukan pemasangan lebih praktis tanpa harus merombak sistem kelistrikan kendaraan secara besar-besaran.
Dari sisi harga, Pro7 menghadirkan produk yang cukup variatif. Untuk lini Mini Pro-G, harga dibanderol mulai Rp800 ribuan, ditambah promo flash sale selama pameran berlangsung.

Tak hanya menguasai pasar domestik, Pro7 juga mulai memperluas ekspansinya ke pasar Asia. Dhani menyebut pihaknya telah melakukan penjajakan pasar di sejumlah negara seperti Vietnam, Thailand, Malaysia, Singapura, hingga India sebagai bagian dari strategi ekspansi global.
“Kami ingin Pro7 tidak hanya besar di Indonesia, tapi juga dikenal di pasar internasional. Potensinya besar dan kami optimistis bisa berkembang lebih jauh,” katanya.

Saat ini, produk Pro7 sudah dapat diakses melalui jaringan dealer offline di berbagai kota, termasuk Surabaya, serta platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee.
Dengan filosofi “terang untuk keselamatan”, Pro7 menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi pencahayaan kendaraan yang tidak hanya mendukung gaya modifikasi, tetapi juga meningkatkan keamanan berkendara di jalan.