PRO7 Bidik Pasar Lampu Aftermarket Lewat Teknologi Ramah EV dan Layanan Purna Jual di GIIAS 2026
iamautomodified.com, TANGERANG – PRO7 memanfaatkan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk memperkuat posisinya di pasar lampu aftermarket otomotif nasional. Tak hanya menawarkan paket promosi selama pameran, perusahaan juga membawa inovasi lampu khusus kendaraan listrik (EV) serta mengedepankan layanan purna jual sebagai pembeda di tengah persaingan industri.
Top Global Sales PRO7, Trio Wildan, mengatakan kehadiran PRO7 di GIIAS tahun ini mendapat sambutan positif dari pengunjung. Menurutnya, banyak konsumen telah menantikan kembalinya PRO7 setelah beberapa tahun tidak berpartisipasi dalam pameran otomotif terbesar di Indonesia tersebut.

“Sejak VIP Day hingga hari pertama pembukaan untuk umum, respons pengunjung sangat bagus. Banyak yang memang sudah menunggu PRO7 hadir kembali di GIIAS,” ujar Trio Wildan di booth PRO7 di ICE BSD City, Jumat (31/7).
Selain menghadirkan lini produk lampu terbaru, PRO7 menawarkan paket bundling khusus GIIAS dengan harga mulai Rp6 jutaan yang sudah mencakup headlamp dan fog lamp. Konsumen juga memperoleh merchandise gratis serta voucher pemasangan yang dapat digunakan di jaringan instalasi PRO7 di berbagai daerah dalam waktu satu bulan setelah pembelian.

Menurut Trio, seri kelas menengah masih menjadi produk yang paling banyak diburu pengunjung selama pameran. Model B730 hingga B750 menjadi kontributor utama karena menawarkan keseimbangan antara harga dan performa pencahayaan.
Di sisi teknologi, PRO7 membawa solusi lampu untuk kendaraan listrik melalui sistem pemasangan wireless. Teknologi tersebut memungkinkan pemasangan dilakukan tanpa mengubah rangkaian kelistrikan bawaan kendaraan sehingga dinilai lebih aman bagi pemilik mobil listrik.

“Kami sudah memiliki sistem wireless yang langsung mengambil daya dari aki melalui modul khusus, sehingga tidak perlu mengganggu kelistrikan bawaan headlamp. Solusi ini dibuat agar lebih aman untuk kendaraan listrik,” kata Trio.
Selain lampu utama dan fog lamp, PRO7 juga memperkenalkan mini projector generasi terbaru dengan kualitas sorotan cahaya yang diklaim menyerupai bi-LED projector.

Produk tersebut ditujukan bagi konsumen yang ingin meningkatkan pencahayaan kendaraan tanpa harus mengganti sistem lampu secara menyeluruh.
Menghadapi ketatnya persaingan di pasar aftermarket, PRO7 memilih memperkuat layanan purna jual sebagai strategi utama. Perusahaan menyiapkan layanan servis produk meski masa garansi telah berakhir.

“Kami ingin pelanggan tetap merasa aman setelah membeli produk. Bahkan setelah garansi selesai, produk PRO7 masih bisa diservis hingga tiga tahun berikutnya. Pelanggan hanya membayar komponen yang diganti, sedangkan jasa pengecekan dan pengerjaannya kami gratiskan,” ujar Trio.
Melalui kombinasi inovasi produk, kemudahan instalasi, dan layanan purna jual, PRO7 menargetkan peningkatan kesadaran merek sekaligus memperluas jangkauan pasar di segmen kendaraan konvensional, kendaraan listrik, hingga komunitas roda dua dan roda empat selama GIIAS 2026.