Komunitas Korea Otomotif Indonesia Kunjungi Pabrik Hankook Tire Indonesia
Hankook Tire Indonesia menyambut kedatangan komunitas Korea Otomotif Indonesia (KOI) untuk melihat langsung dapur pembuatan ban Hankook. Korea Otomotif Indonesia (KOI) adalah komunitas yang menaungi beberapa merek mobil buatan Korea seperti Hyundai, Kia, Daewoo dan SSangyong.
Dalam kesempatan kunjungan ke pabrik Hankook kali ini, KOI membawa 21 anggotanya yang datang dengan mengendarai berbagai merek mobil buatan Korea. Kunjungan diawali dengan makan siang di rest-area KM 19 tol Jakarta-Cikampek, dilanjutkan dengan iring-iringan kendaraan KOI menuju pabrik Hankook yang berada di Kawasan Industri Delta, Desa Cicau, Cikarang.
Menyambut kedatangan rombongan KOI, Yusuf Wibisono, ASEAN-India Marketing & Strategy Manager Hankook Tire Indonesia mengatakan, “Hankook Tire Indonesia memiliki komitmen tinggi untuk memberi layanan purna jual kepada konsumen, dan banyak diantara konsumen kami tergabung dalam berbagai komunitas seperti Komunitas Korea Otomotif Indonesia. Secara berkala kami menerima komunitas di pabrik Hankook Tire Indonesia agar dapat melihat langsung kecanggihan teknologi yang kami gunakan dan tingginya kendali mutu yang diterapkan di pabrik kami.”
Pabrik Hankook Tire Indonesia ini adalah yang ketujuh di dunia dan mampu menghasilkan 17.000 ban per harinya, dengan fokus utama pada ban untuk kendaraan penumpang. Hyon Young Seop, Senior Manager/Plant Management Team mengatakan, “Produk unggulan kami yang diproduksi di pabrik ini adalah Ventus S1 Noble 2 (H452) dan Ventus V1 Concept 2 (H457) yang diperuntukkan bagi kendaraan premium, sementara Kinergy EX (H308) khusus dibuat untuk kendaraan MPV dan Optimo ME02 (K424) untuk kendaraan sedan dan MPV.“”Dalam proses produksi setiap bannya, Hankook Tire Indonesia memastikan agar dilakukan tanpa merusak lingkungan. Hyon Young Seop menambahkan, “Hankook menerapkan teknologi canggih untuk mengendalikan pencemaran udara. Debu yang dihasilkan dari proses produksi akan disedot dan dikumpulkan di dust collector, lalu dilanjutkan dengan proses filterisasi di bagian wet scrubber di mana udara dan debu kotor yang keluar dari dust collector akan lebih dahulu disemprot dengan air sehingga hanya udara bersih saja yang keluar dari area produksi.”
Selain kualitas udara, Hankook Tire Indonesia juga memperhatikan air limbah hasil dari produksi pabrik. Dengan menggunakan teknologi Waste Water Treatment Plant, air limbah yang kotor akan diolah kembali. “Jadi, lebih dari 80% air limbah yang sudah terpakai akan digunakan kembali (recycle and reuse). Dengan demikian kami dapat memastikan bahwa air yang kami buang dari area pabrik sudah bebas dari bahan-bahan kimia berbahaya, dan air ini selanjutnya akan diolah kembali oleh WWTP Lippo Cikarang,” tambah Hyon Young Seop
Kunjungan KOI ke pabrik Hankook Tire Indonesia ini merupakan kunjungan komunitas pertama sejak diresmikannya pabrik Cikarang pada tahun 2013. “Hankook Tire Indonesia akan melanjutkan kegiatan-kegiatan serupa untuk merangkul komunitas-komunitas otomotif di Indonesia,” pungkas Yusuf.
