Albert Lim : Asuka Berencana untuk Ekspansi ke Luar Pulau Jawa

iamautomodified.com, TANGERANG – Perkembangan teknologi yang terjadi setiap tahunnya berdampak pada peningkatan yang cukup signifikan terutama pada sektor otomotif serta produk aftermarket di Indonesia.
Hal itu dapat dirasakan oleh salah satu distributor produk Car TV Digital, Asuka yang kerap mengikuti perkembangan melalui partisipasinya di GIIAS. Menurut Albert Lim, Product & Marketing Manager Asuka Car TV, konsep Futuristik yang menjadi tajuk di event juga berdampak pada mindset konsumen.
Perkembangan GIIAS tahun ini, kata Albert, sangat berbeda dari 3-4 tahun yang lalu, dimana konsumennya belum terbuka mindsetnya terhadap headunit atau multimedia mobil. Tapi di tahun ini banyak konsumen yang sudah mengerti, kalau mau cari online car entertainment ada di Asuka.
“Asuka tetap selangkah di depan, karena produk kita bukan hanya headunit tapi juga mengutamakan teknologi lainnya seperti TV Digital, Driving Video Recorder, Roll view Monitor, juga TPMS yang baru saja diluncurkan,” ungkap Albert Lim.
Sementara Mirai, kata dia, belum punya semua itu. Karena ia lebih terfokus di headunit android. Itulah yang membedakan Mirai dengan Asuka. Karena Asuka tetap mengutamakan kecanggihan teknologi, sekaligus tidak melupakan seperti teknologi di luar seperti TV Digital.
“Kalau kita mau cari headunit yang bisa terhubung ke smartphone mirrorless ada di Asuka, kita mau nonton TV di head unit ada di Asuka. Jadi sebenarnya orang sudah mulai faham. Kalau orang mau cari headunit yang bisa internet, yang kekiniannya mereka sudah tahu pasti cari ke Asuka,” bangga Albert.
Bicara menyoal teknologi voice command yang banyak terdapat di mobil-mobil keluaran terbaru, katanya, hanya memerlukan koneksi internet saja.

“Semua teknologi itu ada pada seri PTA kami yaitu PTA 100 dan PTA 310 yang sudah dibekali teknologi voice command. Ia akan belajar (learning) dulu untuk command-command tertentu apa instruksinya, maka setelah itu baru akan mendeteksi suara kita dan langsung melakukan akses,” paparnya.
Tujuannya, Asuka menciptakan suatu sistem yang bukan hanya untuk headunit atau audio atau speaker, tapi untuk menciptakan suatu sistem di dalam mobil yang semua itu berpusat di headunit.
“Contohnya, kita tahu mobil Jerman sudah bermain di blindspot direction, ada juga LWD atau juga sensor radar, termasuk TPMS ini juga sifatnya sensor. Ada lagi Driving Video Recorder (rekam perjalanan) itu semua kita buat bertahap dengan semuanya berpusat dan diakses di headunit, termasuk juga misalnya around view monitor di mobil Nissan Xtrail, Terrace sudah ada. Itu semua akan kita buat terintegrasi di headunit kita,” jelas dia.
Sementara untuk seri PTA juga bisa difungsikan untuk OEM ke Toyota, bisa nyambung ke Toyota Fortuner atau Innova, Rush, Sienta, Avanza. “Kita menyediakannya dalam bentuk OEM. Tapi kita belum menjual melalui dealer Auto 2000 atau Astrido. Ada rencana kita bekerjasama dengan mereka,” tandasnya.
Melalui keikutsertaannya dalam pameran otomotif, seperti IIMS dan GIIAS ini, Asuka menargetkan untuk berekspansi ke berbagai daerah lain seperti di kota-kota besar lainnya di luar Pulau Jawa.
“Saat ini bisa dibilang kami relatif kuat di DKI Jakarta, tapi di luar belum tentu. Untuk itulah, kita akan menambah pangsa pasar kita di berbagai wilayah seperti di Surabaya, Medan, Makssar, Pontianak dan sebagainya. Mungkin ada saatnya nanti kami akan mengikuti event modifikasi seperti IAM,” tuntasnya