Wuling Kirimkan 60 Ribu Masker Non-Medis dan 600 Paket Sembako ke Rumah Zakat

iamautomodified.com, JAKARTA – Wuling Motors berhasil menyerahkan 60.000 masker non-medis dan 600 paket sembako kepada Rumah Zakat di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu 3 Juni 2020.
“Kami menyadari bahwa hidup di tengah pandemi ini tidaklah mudah. Maka dari itu, kami ingin berbagi bersama Rumah Zakat kepada masyarakat Desa Berdaya yang tersebar di Jawa Barat dan Yogyakarta dalam kegiatan #BersamaWulingLawanCorona. Didukung oleh semangat ‘Drive For A Better Life’, kami berharap, Wuling dapat berkontribusi meringankan beban masyarakat sehingga aktivitas sosial dan ekonomi dapat bergerak kembali tanpa melupakan protokol kesehatan berupa penggunaan masker,” ujar Taufik S. Arief, Aftersales Director Wuling Motors.
Seluruh bantuan berupa masker non-medis dan paket sembako akan didistribusikan ke 52 Desa Berdaya yang berada di 16 kota/kabupaten di Provinsi Jawa Barat, yakni Bandung, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Indramayu, Kuningan, Majalengka, Pangandaran, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Sumedang, dan Tasikmalaya; serta kota Yogyakarta di Provinsi D.I. Yogyakarta.
Sebelumnya, pada November 2019, Wuling dan Rumah Zakat telah meresmikan kerjasama dalam pengadaan ambulans serta mobil klinik. Kali ini, Rumah Zakat kembali mengapresiasi langkah Wuling untuk bersama-sama membantu masyarakat di Desa Berdaya melalui donasi masker non-medis dan paket sembako yang Wuling berikan.
“Kami menyambut hangat inisiatif Wuling yang terwujud dalam kegiatan #BersamaWulingLawanCorona. Besar harapan kami, donasi yang diberikan ini manfaatnya lebih maksimal membantu memenuhi kebutuhan akan bahan makanan serta masker bagi masyarakat di Desa Berdaya yang terdampak pandemi Covid-19,” jelas Irvan Nugraha.
Selanjutnya, Taufik S. Arief pun menambahkan, Wuling terus berusaha memberikan dukungan yang terbaik bagi negeri melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. “Kiranya donasi Masker Untuk Anda Bersama Wuling Lawan Corona dapat membantu dan mendukung dalam melakukan adaptasi dengan kenormalan baru,” tambahhya.