Industri Aftermarket Diuji, DBMID Soroti Perubahan Cepat Mobil Modern
iamautomodified.com, SURABAYA – Bengkel dan dealer part modifikasi Dasbeste Motorsport alias DBMID menegaskan fokus bisnisnya pada sektor kaki-kaki kendaraan, mulai dari shock breaker per lowering kit, coilover hingga stabilizer, yang dinilai menjadi kebutuhan krusial bagi kenyamanan dan kestabilan berkendara, khususnya untuk mobil jenis SUV dan MPV.
Ardian Arifka Widyananta selaku Lead Multimedia Marketing DBMID mengungkapkan, produk unggulan yang dipasarkan meliputi komponen suspensi seperti shock breaker dan per, serta berbagai perangkat penunjang seperti stabilizer dari sejumlah merek ternama, di antaranya JS1, Balance Arm, Opposite Racing, Protoflex, dan lain sebagainya.

Seluruh produk tersebut ditujukan untuk meningkatkan stabilitas kendaraan dan mengurangi efek limbung saat berkendara.
“Fokus utama kita memang di kaki-kaki. Tujuannya untuk bikin mobil lebih stabil dan nyaman. Ini beda dengan modifikasi tampilan, karena lebih ke feeling saat berkendara,” urainya, saat ditemui IAM di DBMID, Rabu (6/5).

Selain upgrade kaki-kaki, DBMID juga menyediakan produk tambahan upgrade performa (Knalpot, Cooling system, dll), Upgrade sistem Rem, Lifestyle (Velg, Roofbox, dll), serta aksesoris lainnya dari Brand ternama seperti i-SPRING, YSS, Profender, Tein, INNO, Enkei, Lenso, Rotiform, Kansai, HKS, Brembo, Liqui Moly, dan puluhan brand besar lainnya.
Selanjutnya, DBMID juga melayani Servis seperti ganti oli, tune up, servis rem, cuci lumpur oli, noise road simulator, spooring dan balancing.
Dari sisi penjualan, DBMID saat ini masih mengandalkan pasar offline dengan porsi sekitar 80 persen, sementara penjualan online menyumbang 20 persen. Perubahan ini terjadi seiring pergeseran tren marketplace, dari sebelumnya dominan di Tokopedia kini beralih ke platform seperti Shopee dan TikTok.

Dalam hal distribusi produk, DBMID mengombinasikan sistem pembelian langsung dan titip jual dari berbagai brand.
Menyasar segmen menengah ke atas, DBMID tetap membuka opsi bagi konsumen dengan anggaran lebih terbatas. Harga modifikasi kaki-kaki ditawarkan mulai dari Rp2 juta hingga puluhan juta rupiah, tergantung kebutuhan dan spesifikasi.

“Kita selalu tanya kebutuhan customer dulu, mau karakter seperti apa dan budget berapa. Jadi bisa kita sesuaikan supaya hasilnya efektif,” jelasnya.
Untuk paket modifikasi lengkap, biaya yang dikeluarkan konsumen bahkan bisa menembus angka di atas Rp60 juta. Kombinasi penggunaan shock premium seperti Profender Queen Series dengan pelek impor seperti Enkei (NK) menjadi salah satu contoh paket yang diminati pasar.
DBMID sendiri telah berdiri sejak 2015, dengan transformasi bisnis besar dilakukan pada 2023 untuk memperluas jangkauan pasar. Saat ini, perusahaan memiliki sekitar 45 karyawan, termasuk 10 mekanik, dan beroperasi di Surabaya.

Terkait tren pasar, DBMID melihat kebutuhan modifikasi kaki-kaki cenderung stabil karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan keselamatan berkendara. Hal ini berbeda dengan modifikasi kosmetik yang lebih bergantung pada selera.
Namun demikian, mereka juga menyoroti tantangan dari maraknya mobil listrik, khususnya produk asal China, yang memiliki siklus perubahan model lebih cepat. Kondisi ini dinilai menyulitkan penyedia aftermarket dalam menyesuaikan ketersediaan komponen.

“Kalau mobil Jepang biasanya part bisa dipakai sampai bertahun-tahun. Tapi mobil China cepat sekali ganti model, jadi part-nya juga ikut berubah. Ini jadi tantangan buat aftermarket,” pungkasnya.
Meski begitu, DBMID tetap optimistis pasar modifikasi otomotif, khususnya di sektor kaki-kaki, akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pengguna terhadap kenyamanan berkendara.