Lepas Indonesia Buka Pemesanan Perdana di GIIAS 2026, SUV L4 Dibanderol Rp339 Juta Selama Pameran
iamautomodified.com, TANGERANG – Lepas Indonesia resmi membuka pemesanan SUV listrik terbarunya, Lepas L4, di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Selama pameran berlangsung, kendaraan listrik tersebut ditawarkan dengan harga promosi Rp339 juta, sebelum kembali ke harga normal Rp349 juta setelah GIIAS berakhir.
Vice Country Director Lepas Indonesia, Temmy Wiradjaja, mengatakan antusiasme konsumen mulai terlihat meski perusahaan baru membuka pemesanan bersamaan dengan pengumuman harga resmi di GIIAS.
“Sudah ada pemesanan dan sudah ada SPK. Namun kami belum menyebutkan jumlahnya karena memang order baru dibuka. Ada konsumen yang langsung tertarik memesan meski sebelumnya belum mengetahui harga resmi,” kata Temmy di sela GIIAS 2026, ICE BSD City, Tangerang, Selasa (29/7).
Ia menjelaskan, unit pertama Lepas L4 dijadwalkan mulai diserahkan kepada konsumen pada September 2026. Harga Rp339 juta hanya berlaku selama penyelenggaraan GIIAS, sedangkan setelah pameran berakhir harga kendaraan kembali menjadi Rp349 juta.
Menurut Temmy, salah satu daya tarik utama L4 bukan hanya berada pada harga yang kompetitif, tetapi juga teknologi dan platform yang diusung. SUV listrik tersebut dibangun menggunakan Lex Platform yang diklaim mampu meningkatkan kenyamanan berkendara, efisiensi energi, stabilitas, sekaligus menghadirkan kabin yang lebih lapang dibandingkan kompetitor di segmennya.
“L4 memang masih berada di kategori SUV-B, tetapi ruang kaki penumpang belakang sangat lega. Mobil ini juga memiliki 36 ruang penyimpanan, bagasi depan dan belakang, serta dibekali 18 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) untuk meningkatkan keselamatan,” ujarnya.

Selain L4, Lepas juga menyiapkan ekspansi jajaran produknya di Indonesia. Temmy mengungkapkan model Lepas E6 dijadwalkan meluncur pada kuartal IV 2026, menyusul diperkenalkannya model L8 yang sebelumnya telah lebih dulu dipasarkan.
Ia optimistis L4 akan menjadi model dengan kontribusi penjualan terbesar bagi Lepas Indonesia karena menyasar segmen dengan volume pasar yang lebih besar.
“Secara logika pasar, produk dengan harga lebih terjangkau tentu memiliki potensi volume lebih besar. Namun keberhasilannya tetap bergantung pada kualitas produk, layanan purna jual, dan pengalaman konsumen selama memiliki kendaraan tersebut,” katanya.
Temmy juga memastikan L4 telah diproduksi secara lokal di Indonesia. Menurutnya, produksi sudah berjalan dan perusahaan tengah menyiapkan kapasitas agar pengiriman kepada konsumen dapat dimulai sesuai jadwal pada September mendatang.
Menanggapi rencana penerapan pajak kendaraan listrik oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Temmy menyatakan Lepas mendukung kebijakan pemerintah meski mengakui setiap regulasi akan memberikan dampak terhadap pasar.
“Kami mendukung kebijakan pemerintah. Tentu kami berharap tetap ada insentif untuk kendaraan listrik. Setiap kebijakan pasti memiliki dampak, baik positif maupun negatif, termasuk terhadap penjualan kendaraan listrik,” ujar Temmy.