Klub Odyssey Indonesia ‘Sohor’ ke Mancanegara, Ini Buktinya!
iamautomodified.com, YOGYAKARTA – Klub Odyssey Indonesia (OI) mulai menunjukkan eksistensinya di jagat otomotif nusantara. Pembentukan wadah baru bagi para pecinta, pemilik serta penggila Honda Odyssey khususnya di Jawa Tengah ini menggebrak dunia.
Pasalnya, Klub Odyssey Indonesia yang digagas di 2018 lalu ini ekspansinya sudah melebar dan sohor hingga GO International. Mulai dari Asia Tenggara hingga Eropa, Odyssey Indonesia sudah dikenal dan menjadi salah satu Klub yang mampu ‘menyatukan hati’ para membernya.
Sementara di Indonesia sendiri, OI sudah memiliki beberapa chapter diantaranya Surabaya, Madiun, Solo, Semarang, Jabodetabek, Kalimantan, Bengkulu, Jambi hingga Papua.
“Untuk di Papua sendiri, kita masih belum membentuk chapter. Tapi disana sudah kumpul beberapa anggota hanya tinggal deklarasi saja, karena saat ini mereka masih mengumpulkan anggotanya,” jelas pria yang akrab disapa Boy ‘Satu Hati’ ini, kepada IAM HIN, Minggu 31 Maret 2019 lalu.
Kemudian untuk Odyssey International ada Malaysia, Singapura, China, Brunei Darussalam, Jepang, New York dan juga Rusia. “Kita punya klub sendiri namanya Odyssey International. Jadi kita saudaranya sudah sampai ke luar negeri,” bangga Boy.
Kalau ada waktu, kata dia, mereka saling komunikasi via Group WA, nantinya ngumpul dimana gitu. “Contoh beberapa waktu lalu, kita mengadakan kumpul di Malaysia, ya kita berangkat kesana sekaligus kopdar disana,” imbuhnya.
Sidharta, Waketum OI Satu Hati menambahkan, sebelumnya terjalin obrolan via medsos (media sosial) seperti FB dan IG. Mereka sempat inbox dan minta dikirimkan sticker ke Jepang, akhirnya dikirimkan.
Karena waktu sebelum ada Odyssey Indonesia, para pendiri OI sudah menjalin komunikasi dengan mereka lewat FB. Kemudian setelah terbentuk dan sudah banyak anggotanya, merekapun senang ikut kegiatan OI.
“Waktu itu kita sempat ketemu juga di Malaysia, cuma yang di negara lain kita belum sempat main kesana sih. Tapi nanti kapan waktu, kita akan main ke Brunei Darussalam dulu yang dekat,” kata Sidharta.
Menurut Sidharta, saat di Malaysia lalu OI sempat diberikan part darisana. Karena part untuk Odyssey disana kan cukup banyak. Mereka senang lantaran kita bawakan part, kepingin apa saja mereka langsung tunjukkan. “Jadi kita city tournya mampir ke beberapa bengkel di Malaysia,” lanjutnya.

Kalau untuk kegiatan Baksos yang dilakukan belum lama ini, Indonesia sempat mengalami bencana berturut-turut. Mereka juga kirim uang ke OI untuk bantuan bencana gitu, seperti Musibah tsunami di Palu, Banten dan Lampung.
Klub Odyssey Indonesia ini, lanjutnya, didirikan atas dasar persaudaraan dan ingin menjalin persatuan khususnya bagi para pengguna Honda Odyssey mulai dari tipe RB1, RB2, RB3, RA, RC, dan lain sebagainya.
Klub OI berpusat di Jogja dan Solo. Kalau Jogja ada sekitar 25 mobil, sementara di Solo ada sekitar 18-20 mobil. Tapi kata Sidharta, jikalau temen-temen yang di luar Solo seperti Purwodadi, Karanganyar, bergabung semua jumlahnya lebih dari itu.
“Masuk di klub OI, syaratnya cukup gampang. Kita hanya membebani mereka dengan biaya registrasi Rp. 100 ribu, sudah dapat T-shirt dan sticker serta KTA (E-tol). Selama ini kita juga tidak membatasi ataupun mewajibkan anggota untuk modifikasi, kita masukan all varian dulu,” ungkap Sidharta.
Kalau untuk terjun di kontes, hanya bagi beberapa teman yang ingin ikut modifikasi saja. Tapi karena modifnya yang setengah-setengah dan lihat mobil lainnya yang bagus, mereka jadi kepingin.
Sementara untuk agenda touring sudah tentu menjadi aktivitas mereka. Belum lama ini OI sempat menggelar touring ke Madiun. Kota tersebut diklaim terjauh selama ini.
“Rencananya, tanggal 7 April 2019 nanti, kita akan gelar touring ke Surabaya. Sudah ada 35 member Odyssey yang akan bergabung untuk konvoi kesana. Kita juga akan menjajal tol baru disana,” tuntas Boy.
Para pendiri OI ini berharap, Odyssey Indonesia akan semakin berkembang setiap tahunnya. “Artinya, kita tidak cuma hura-hura, tapi tetap memikirkan untuk aksi sosial. Kita merangkul sesama, tetap guyub, solid dan pastinya kedepannya bakal berkembang,” harap mereka.